Pikiran Rakyat
USD Jual 13.961,00 Beli 14.059,00 | Cerah berkabut, 30.7 ° C

Komedian Oni Kembali Duduk di Kursi DPD dengan raihan Suara Tertinggi di Indonesia

Windy Eka Pramudya
ONI Suwarman.*/DOK. PR
ONI Suwarman.*/DOK. PR

ONI Suwarman atau lebih dikenal sebagai Oni SOS mengaku tak menyangka bisa kembali terpilih menjadi anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD). Oni akan menjadi anggota DPD untuk periode 2019-2023 dengan meraih sekitar empat juta suara. Raihan suara ini tertinggi di seluruh Indonesia. 

Lewat sambungan telefon, Senin, 13 Mei 2019, Oni mengatakan, dia bersyukur bisa kembali terpilih. Hal ini di luar dugaan dia. Dengan jumlah raihan suara tertinggi, Oni merasa makin banyak yang mempercayai dia untuk menjadi wakil di DPD. 

"Jujur, saya tidak menyangka meraih jumlah suara tertinggi. Waktu periode 2014-2019 saya meraih sekitar dua juta suara. Sekarang naik dua kali lipat. Ini berarti masyarakat berharap banyak pada saya. Mudah-mudahan suara ini jadi amanah dan membawa kebaikan untuk semua," ungkap Oni dengan logat Sundanya yang kental.

Dengan terpilihnya kembali menjadi anggota DPD, Oni memiliki sejumlah program prioritas, terutama untuk Jawa Barat. Salah satunya adalah mengatasi kesenjangan sosial di masyarakat. Oni melihat, jurang antara si kaya dan si miskin masih terlalu lebar.

"Memang rezeki itu sudah ada yang mengatur, moal pahili, da nu pahili mah sandal capit ya. Akan tetapi, kita, manusia juga harus tetap berusaha. Prioritas saya untuk jangka pendek adalah meminimalkan kesenjangan sosial masyarakat," kata Oni yang tetap bodor. 

Menurut Oni, di periode kedua ini dia akan makin bekerja keras untuk menjadi jembatan antara masyarakat dan legislatif. Oni ingin, kewenangan DPD ditambah atau bisa seimbang dengan anggota DPR. Selama ini, kata Oni, anggota DPD hanya menjadi jembatan dengan mengusulkan pendapat. Namun, tidak memiliki kewenangan untuk memutuskan, misalnya undang-undang atau RAPBN.

Oni menyebutkan, dalam waktu dekat, dia akan mengunjungi anggota DPR yang berasal dari Jawa Barat. Hal ini untuk membangun komunikasi karena Oni yakin, mereka punya misi yang sama, yaitu ingin membangun dan membawa Jawa Barat lebih baik. 

"Saya inginnya DPD punya kewenangan seperti DPR. Pemilihan anggota DPD itu murni suara rakyat dan tanpa fraksi. Ekspektasi masyarakat besar ke DPD. Kalau DPD hanya sebatas usul saja, mahasiswa juga bisa," ujar Oni sambil tertawa.***

Bagikan: