Pikiran Rakyat
USD Jual 14.279,00 Beli 14.181,00 | Sebagian berawan, 18.2 ° C

Pelarian Perampok Pabrik Berakhir di Karawang

Handri Handriansyah
ILUSTRASI aksi perampokan.*/ANTARA
ILUSTRASI aksi perampokan.*/ANTARA

SOREANG, (PR).- Jajaran Kepolisian Resor Bandung berhasil membekuk lima perampok bersenjata api yang menggasak uang Rp 178 juta dari sebuah pabrik di Desa Cilampeni, Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung beberapa waktu lalu. Akibat melakukan perlawanan, para tersangka pun terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas oleh petugas.

Kapolres Bandung Ajun Komisaris Besar Indra Hermawan mengatakan, perampokan dilakukan oleh para tersangka pada 21 April 2019 lalu. "Mereka beraksi dini hari sekitar pukul 02.30 WIB," ujarnya di Mapolres Bandung, Jumat 10 Mei 2019.

Menurut Indra, para perampok masuk ke dalam pabrik dan langsung menodong tiga petugas keamanan dengan pistol jenis air soft gun merek Smith and Wesson. "Dua senjata api itu sengaja mereka bawa untuk menakuti satpam yang sedang bertugas," ujarnya.

Indra menambahkan, para tersangka kemudian menyekap ketiga satpam tersebut dengan mengikat tangan mereka menggunakan tali. Selain itu, mereka mata dan mulut mereka juga dibekap dengan lakban.

Setelah itu, kata Indra, para tersangka masuk ke dalam sebuah ruangan kantor di pabrik tersebut. Mereka kemudian membobol brankas dan membawa kabur uang di dalammnya, kemudian melarikan diri ke arah Jakarta dengan mengendarai mobil.

Setelah melakukan penyelidikan, polisi akhirnya bisa mengetahui keberadaan para tersangka. "Kami menangkap para tersangka di Karawang Kamis 9 Mei 2019," ucap Indra.

Indra menegaskan, pihaknya terpaksa melakukan tindakan tegas dengan menembak para tersangka karena melakukan perlawanan. Namun tembakan tersebut dilakukan terukur ke bagian kaki.

Setelah diperiksa, para tersangka mengaku sudah membagi rata uang hasil curian sebesar Rp 178 juta itu. Uang tersebut kemudian mereka gunakan untuk berfoya-foya.

Dari pengembangan penyidikan, polisi juga mengungkap fakta baru bahwa kelompok tersebut tak hanya beraksi di Kabupaten Bandung. Sebelumnya, mereka juga pernah beraksi di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Dari tangan tersangka, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti seperti sebuah linggis, 1 lakban hitam, 1 palu, 1 pintu brankas, 1 kotak brankas kecil hitam, 1 kotak brankas kecil krem dan 2 senjata api. 

Para tersangka kini harus meringkuk di sel tahanan Polres Bandung. Mereka akan dijerat Pasal 365 KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimal sembilan tahun penjara.***

Bagikan: