Pikiran Rakyat
USD Jual 14.280,00 Beli 14.182,00 | Umumnya cerah, 26 ° C

Real Count KPU Jabar: Sementara, Prabowo-Sandi Unggul

Okky Ardiansyah
ILUSTRASI.*/ DOK. PIKIRAN RAKYAT
ILUSTRASI.*/ DOK. PIKIRAN RAKYAT

BANDUNG, (PR).- Pasangan calon presiden - calon wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno memimpin perolehan surat suara atas Joko Widodo-Ma’ruf Amin untuk sementara berdasarkan hasil perhitungan (real count) KPU Jawa Barat, Minggu 21 April 2019. Hasil tersebut berpotensi besar berubah mengingat surat suara yang masuk baru 5,7 persen.

Dari pantauan “PR”, pada pukul 16.15 WIB, Prabowo-Sandiaga Uno memeroleh 834.380 surat suara (54,51 persen). Sedangkan, Jokowi-Ma’ruf Amin mendapatkan 696.434 surat suara (45,49 persen).

Jika ditarik ke dalam skala nasional, Jokowi-Ma’ruf Amin unggul dengan perolehan 9.257.393 surat suara (54,28 persen). Sementara, Prabowo-Sandiaga Uno mendapatkan 7.799.010 (45,72 persen).

Proses masih panjang, salip-menyalip bisa terjadi

Menurut Plt Sekretaris KPU Jabar, Teppy Wawan Darmawan, proses perhitungan suara masih panjang dan hasil tersebut masih bisa berubah dengan dinamis. Teppy Wawan Darmawan menjelaskan bahwa perhitungan surat suara dilakukan secara berjenjang.

“Rekapitulasi di PPK sedang dilaksanakan di masing-masing Kecamatan dari 18 April sampai 4 Mei. Lalu, rekapitulasi di tingkat kabupaten/kota pada 20 April sampai 7 Mei. Sedangkan, di provinsi dimulai 22 April sampai dengan 12 Mei,” kata Teppy di kantor KPU Jabar, Jalan Garut Kota Bandung, Minggu 21 April 2019.

Sejauh ini, kata Teppy, surat suara yang masuk ke situs resmi KPU Jabar baru 5,7 persen atau 7.879 dari 138.123 Tempat Pemungutan Suara (TPS). Teppy tahu betul bahwa masyarakat Jabar begitu menanti perhitungan surat suara. Maka itu, KPU Jabar akan bergerak cepat dan tepat dalam merilis hasil perhitungan suara.

“Hasil itu didapatkan dari KPPS yang melaporkan model C1 scan ke KPU kabupaten/kota. Dan KPU kabupaten/kota memasukkan data ke website. Harapan kami sebelum dilaksanakan rekapitulasi, hasil real count selesai. Ini kebutuhan publik soal hasil,” ucapnya.

Teppy pun meminta masyarakat Jabar untuk bersabar dan menanti karena hasil real count masih terus berubah. “Baru 5 persen. Masih jauh sekali dan semuanya masih bisa berubah secara signifikan. Mari kita tunggu saja dan tetap bersabar,” tutupnya.***

Bagikan: