Pikiran Rakyat
USD Jual 14.280,00 Beli 14.182,00 | Umumnya berawan, 18.7 ° C

Atalia Praratya Kamil Luncurkan Lagi Dua Buku

Novianti Nurulliah
ATALIA Praratya Kamil meluncurkan dua buku di ajang Festival Literasi 2019, di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Sabtu 20 April 2019. */ ADE BAYU INDRA/PR
ATALIA Praratya Kamil meluncurkan dua buku di ajang Festival Literasi 2019, di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Sabtu 20 April 2019. */ ADE BAYU INDRA/PR

BANDUNG, (PR).- Bunda Literasi Jawa Barat Atalia Praratya meluncurkan dua buku berjudul “Mia dan Ikan Goreng” dan Catatan Kecil Tentang Kita #SiCinta, di ajang Festival Literasi 2019, di Gedung Sate Jalan Diponegoro, Sabtu 20 April 2019.

“Ini adalah buku kedua dan ketiga saya. Harapannya adalah membuat mereka (masyarakat) terpengaruhi semua, bahwa membaca saja tidak cukup dan menulis pun penting, sehingga ke depannya lebih banyak lagi penulis dan penerbit yang mampu menghadirkan karya-karya yang baik,” ucap istri Gubernur Jabar Ridwan Kamil.

Atalia mengaku, buku “Mia dan Ikan Goreng” tersebut terinspirasi dari perannya sebagai Bunda Literasi Bunda Paud, dan Ketua Umum Forikan. “Penting sekali untuk menyampaikan hal terkait dengan Gemar Makan Ikan (Gemarikan). Saya mencari buku-buku itu di seluruh Indonesia tapi tidak ada,” kata dia.

Sementara buku Catatan Kecil Tentang Kita #SiCinta, lanjut Atalia, terinspirasi dari berbagai masukan dan cerita yang diberikan orang-orang yang ditemuinya. Buku ini pun dia dedikasikan bagi perempuan Indonesia.

“Ketika saya bertemu seseorang Ibu, kalau memberi masukan dan masukan itu saya tulis dalam buku, saya bertemu dengan anak-anak itu juga jadi inspirasi saya, saya berinteraksi dengan siapapun saya tulis di buku saya,” tutur Atalia.

Sebetulnya, kata dia,  buku buat untuk membangun para perempuan khususnya dan masyarakat Indonesia pada umumnya agar menjadi inspirasi dan mau menghadirkan karya, karena tidak ada karya yang buruk.

Festival Literasi 2019 bertema “Habis Gelap Terbitlah Terang” digelar dalam rangka menyambut Hari Buku Sedunia dan Hari Kartini. Sekaligus merayakan Hari Buku Internasional yang ditetapkan oleh Unesco setiap 23 April. Hal ini sebagai hari perayaan tahunan untuk mempromosikan peran membaca, penerbitan, dan juga hak cipta.

“Kartini adalah penggerak literasi pada zamannya. Oleh karena itulah, kami menggagas sebuh tema ‘Habis Gelap Terbitlah Terang’, menunjukkan bahwa cahaya itu akan hadir ketika kita mau menggalinya,” tutur Atalia dalam sambutannya.

Selain pasar buku dari berbagai penerbit dan pameran produk literasi dari 27 kota/kabupaten se-Jawa Barat, agenda Festival Literasi 2019 bersamaan dengan gelaran Rapat Koordinasi dan Workshop Bunda Literasi kota/kabupaten se-Jawa Barat. Selain itu, ada pula permainan literasi, lomba puisi Piala Bunda Literasi Provinsi Jawa Barat, dan flash mob “Ayo Membaca”.

Para pengunjung festival ini juga menikmati penampilan dari Tulus, Ferry Curtis, Pendongeng Kak Andi Yudha, Star Syndrome Band, Angklung Forkopimda, serta berbagai penampilan dari sekolah di wilayah Bandung Raya. ***

 

 

Bagikan: