Pikiran Rakyat
USD Jual 14.027,00 Beli 14.125,00 | Sebagian cerah, 30.5 ° C

Korupsi Dana Hibah, Mantan Sekda Tasikmalaya Divonis 1 Tahun 4 Bulan Penjara

Yedi Supriadi
SIDANG vonis untuk mantan Sekda Kabupaten Tasikmalaya, Abdul Kodir, yang dihukum penjara 1 tahun dan 4 bulan karena terbukti bersalah melakukan sunat dana hibah untuk 21 yayasan. Sidang yang juga membacakan vonis untuk delapan terdakwa lainnya itu digelar di Pengadilan Tipikor Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Kamis, 18 April 2019.*/YEDI SUPRIADI/PR
SIDANG vonis untuk mantan Sekda Kabupaten Tasikmalaya, Abdul Kodir, yang dihukum penjara 1 tahun dan 4 bulan karena terbukti bersalah melakukan sunat dana hibah untuk 21 yayasan. Sidang yang juga membacakan vonis untuk delapan terdakwa lainnya itu digelar di Pengadilan Tipikor Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Kamis, 18 April 2019.*/YEDI SUPRIADI/PR

BANDUNG, (PR). - Majelis hakim memvonis mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tasikmalaya, Abdul Kodir, dengan hukuman penjara 1 tahun dan 4 bulan. Abdul terbukti bersalah melakukan sunat dana hibah untuk 21 yayasan. 

Dalam sidang yang digelar di Pengadilan Tipikor Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Kamis, 18 April 2019, Ketua majelis hakim M Razad menyebut Abdul Kodir terbukti bersalah. Hal itu sesuai dakwaan kedua Pasal 3 Undang-undang RI nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana diubah dengan dengan Undang-undang nomor 20 tahun 2011 tentang tipikor juncto Pasal 55 dan 56 KUHP juncto Pasal 65 ayat (1) KUHP. 

"Mengadili, menyatakan terdakwa Abdul Kodir telah terbukti secara sah melakukan korupsi secara bersama-sama dan berlanjut," ucap Razad saat membacakan amar putusannya. 

Dalam amar putusannya, majelis hakim menjatuhkan juga memberikan hukuman denda Rp 50 juta. Apabila tidak dibayar, denda tersebut diganti hukuman dua bulan penjara. 

Dalam kesempatan itu, hakim juga membacakan hal yang meringankan dan memberatkan yang menjadi pertimbangan hakim untuk menjatuhkan vonis. Hal meringankan, Abdul bersikap sopan, kooperatif, dan mengakui perbuatannya.

"Hal memberatkan, terdakwa sebagai pegawai negeri tidak mendukung program pemerintah memberantas korupsi," tutur Razad. 

TERDAKWA  yang juga Sekda Tasikmalaya non aktif, Abdul Kodir saat menjalani sidang dugaan tindak pidana korupsi dana hibah APBD Tasikmalaya 2017 di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Senin 17 Desember 2018. Dalam sidang yang juga meghadirkan delapan terdakwa lainya tersebut mengagendakan mendengarkan keterangan saksi. */ARMIN ABDUL JABBAR/PR

Hukuman lebih ringan dari tuntutan

Selain itu, dalam putusannya, majelis hakim juga meminta Abdul mengembalikan hasil 'sunat' dana hibah sebesar Rp1,4 miliar. Namun, Abdul sudah mengembalikan uang tersebut sejak awal penyelidikan di kepolisian. 

Hukuman dari hakim itu lebih rendah dari tuntutan jaksa Kejati Jawa Barat yang menuntut Abdul hukuman 2,5 tahun. Atas putusan 1,4 tahun ini, Abdul menyatakan menerima. "Menerima yang mulia," ucap Abdul yang diamini penasehat hukumnya. 

Selain Abdul, majelis hakim juga memberi putusan kepada delapan terdakwa lainnya. Vonis yang dijatuhkan kepada para terdakwa lain adalah sebagai berikut:

Mantan Kabag Kesra Kabupaten Tasikmalaya, Maman Jamaludin, divonis 1 tahun 4 bulan,

Mantan Sekretaris DPKAD Kabupaten Tasikmalaya, Ade Ruswandi, divonis 1 tahun,

Mantan Inspektorat Kabupaten Tasikmalaya, Endin,  divonis 1 tahun,

PNS Kabupaten Tasikmalaya, Alam Rahadian, divonis 1 tahun,

PNS Kabupaten Tasikmalaya, Eka Ariansyah, divonis 1 tahun,

Warga sipil, Lia Sri Mulyani, divonis 1 tahun 2 bulan,

Warga sipil, Mulyana, divonis 2 tahun 6 bulan,

Warga sipil, Setiawan, divonis 2 tahun.***

Bagikan: