Pikiran Rakyat
USD Jual 14.425,00 Beli 14.125,00 | Umumnya berawan, 17.7 ° C

Ridwan Kamil Nyoblos di Cigadung

Novianti Nurulliah
GUBERNUR Jawa Barat Ridwan Kamil.*/DOK. HUMAS PEMPROV JABAR
GUBERNUR Jawa Barat Ridwan Kamil.*/DOK. HUMAS PEMPROV JABAR

BANDUNG,(PR).- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil akan melakukan pemungutan suara Pemilu 2019 di TPS dekat kediamannya di Cigadung, Kota Bandung. Ridwan tidak akan memilih di kawasan Gedung Negara Pakuan, rumah dinas dia yang sudah dia tempati beberapa bulan kebelakang ini.

"Saya nyoblos di Cigadung. Dua kali Pemilu (nyoblos) di sana karena C6 saya di sana," kata Ridwan pada kegiatan Jabar Punya Informasi (Japri) di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Selasa 16 April 2019. 

Setelah melaksanakan pencoblosan, kata dia, Ridwan bersama forkominda Jabar akan melakukan peninjauan pelaksanaan Pemilu 2019  ke dua TPS yang berlokasi di Cimahi dan Padalarang Kabupaten Bandung Barat.

"Kami ingin pastikan kondisi secara umum. Saya harus pastikan Jabar kondusif," kata dia.

Meski demikian, Ridwan mengingatkan bahwa tingkat kerawanan di Jabar tergolong dalam rawan sedang, artinya relatif ada. "Kami berharap pilkada 2018 benar-benar terulang , tidak ada provokasi. Semoga Jabar jadi contoh sebagai penduduk terbesar dan penyelenggaraan pemilunya bisa contoh," kata dia.

Ridwan pun berpesan agar masyarakat bijak dalam menggunakan media sosial dan juga bijak dalam menanggapi informasi di media sosial. " Saya berharap warga tenang pasti banyak berseliweran informasi meresahkan dan kesimpulan yang belum waktunya, saya harap warga Jabar menahan diri dan tidak menshare yang meresahkan," tutur dia.

Ridwan mengakui dia pribadi sebagai Gubernur juga bahkan di akun pribadinya selalu sampaikan netralitasnya. Meski Ridwan ada hubungannya pada salah satu pasangan calon presiden. Hal itu dilakukan demi kondusifitas dan menghargai perbedaan. 

Lebih jauh, Ridwan yakin pelaksanaan secara umum tidak akan bermasalah karena penyelenggaraan Pemilu bukanlah barang baru. Meski demikian dia meminta pada kepala daerah tingkat dua ikut mendukung lancarnya pemilu.***

Bagikan: