Pikiran Rakyat
USD Jual 14.150,00 Beli 13.850,00 | Umumnya berawan, 22.8 ° C

KPU Jabar Temukan Dua Kendala Soal Surat Suara Saat Hari Pencoblosan Pemilu 2019

Okky Ardiansyah
PILPRES 2019/ANTARA
PILPRES 2019/ANTARA

BANDUNG, (PR).- KPU Jawa Barat menemukan dua masalah pada pemungutan suara Pemilu 2019 yakni kekurangan surat suara dan tertukarnya surat suara di beberapa daerah.

Menurut ketua KPU Jabar Rifqi Ali Mubarok, KPU sudah mengatasi masalah kekurangan surat suara dengan mengalokasikan surat suara berlebih di TPS lain.

"Terkait kekurangan surat suara, kita (kami) sudah sampaikan supaya bisa memenuhi kekurangan tersebut dari TPS sekitar yang satu kelurahan atau kecamatan," kata Rifqi Ali Mubarok di kantor KPU Jabar, Jalan Garut, Kota Bandung, Rabu 17 April 2019.

Alokasi tersebut, kata Rifqi Ali Mubarok, dilakukan karena tingkat partisipasi TPS tak menyentuh 100%, sehingga ada surat suara yang masih tersedia. Jumlah tersebut didapatkan dari hasil pantauan KPU Jabar.

Sejauh ini, KPU Jabar baru mendapatkan laporan resmi terkait kekurangan surat suara dari Purwakarta dan Cianjur. Untuk daerah lain, KPU Jabar masih menunggu laporan resmi dari perwakilannya di setiap daerah.

PEMILU 2019.*/ANTARA

"Kita (ami) perintahkan untuk menunggu apabila ada surat suara yang masih tersisa yang tidak digunakan. Ini kan partisipasi tidak 100 persen. Paling di angka 70-75 persen yang kita (kami) pantau," ucap dia.

"Surat suara tersisa inilah yang diharapkan bisa didistribusikan untuk memenuhi kekurangan tadi. Itu yang kemudian kita lakukan," ujarnya.

Terkait masalah tertukarnya surat suara, KPU Jabar baru mendapat laporan dari 6 TPS di Cianjur. Rifqi Ali Mubarok mengatakan, surat suara yang tertukar hanya untuk Pemilihan DPRD tingkat Kabupaten.

Kendati begitu, KPU Jabar meminta agar pencoblosan di empat tingkat lainnya, yaknj Pilpres, DPR RI, DPRD Jabar, dan DPD RI, tetap dilanjukan.

"Surat suara yang tertukar ini baru ditemukan di Cianjur saja. Di tingkat Kabupaten. Maka kemudian, untuk jenis pemilihan lain lanjut saja," ucap dia.

Rifqi Ali Mubarok mengatakan bahwa sampai saat ini KPU Jabar belum bisa memutuskan skema pemilihan DPRD Kabupaten Cianjur di TPS yang surat suaranya tertukar. KPU Jabar masih menunggu kebijakan KPU RI.

"Untuk surat suara yang tertukar, kita menunggu dari kebijakan  KPU RI seperti apa. Apakah sekarang demgan surat suara yang ada atau dilanjutkan dengan surat suara pengganti. Jadi, yang tertukar untuk sementara ditunda sampai nanti ada arahan dari KPU RI," ucapnya.***

Bagikan: