Pikiran Rakyat
USD Jual 14.150,00 Beli 13.850,00 | Umumnya berawan, 23.4 ° C

Demi Mencoblos di Kampung Terpaksa Berebut Kursi Bus

Mochammad Iqbal Maulud

FOTO ilustrasi kepadatan penumpang di Terminal Cicaheum Bandung.*/DOK. PR
FOTO ilustrasi kepadatan penumpang di Terminal Cicaheum Bandung.*/DOK. PR

BANDUNG, (PR).- Penumpukan penumpang terjadi di Terminal Cicaheum, Kota Bandung pada Selasa 16 April 2019. Penumpukan penumpang tersebut diakibatkan oleh banyaknya warga yang ingin pulang ke kampung halamannya untuk menggunakan hal pilih.

Berdasarkan data yang ada di Dinas Perhubungan Kota Bandung kebanyakan penumpang yang berangkat dari Terminal Cicaheum, mengarah ke Priangan Timur. Selain itu banyak juga penumpang yang menuju ke wilayah Jawa Tengah.

Lonjakan penumpang ini pun mencapai hingga 70 persen dibanding dengan hari biasa. Meski demikian lonjakan penumpang ini merupakan hal yang wajar saat terjadinya Pemilu. Beruntung jumlah armada di Terminal Cicaheum dapat diatasi.

Kepala Terminal Cicaheum Roni Hermanto membenarkan hal ini. Menurutnya kenaikan lonjakan penumpang memang wajar terjadi menjelang Pemilu. Apalagi tahun ini adalah Pemilu yang? di dalamnya ada pemilihan bagi presiden dan wakil presiden.

"Hari ini menjelang besok pencoblosan dan ada juga libur panjang ada kenaikan penumpang sekitar 50 sampai 70 persen.  Sampai sore ini sudah full seat mulai dari Purwokerto, Wonogiri, Solo, dan Yogyakarta full seat sama penumpangnya," katanya.

Sementara itu Ibrahim (42) akan berangkat menuju Tasikmalaya untuk mencoblos di sana. Ditambah dengan adanya libur panjang sesudahnya sehingga selain mencoblos, Ibrahim juga ?berencana akan berlibur dengan keluarganya.

"Pulang dulu ke Tasik buat nyoblos, baru beres itu saya akan berencana pergi ke Pantai Pangandaran. Pangandaran kan tidak jauh dari Tasikmalaya, hanya sekitar 2 jam saja," ujarnya.

Sekalian cari jodoh

Hal senada dikatakan oleh Deden (29) yang akan pulang ke wilayah Garut. Menurut Deden dia terpaksa menunggu sekira 2 jam untuk pulang, dikarenakan untuk mendapatkan bus, sempat berebut dengan penumpang lainnya.

"Tadinya saya sempat ingin menggunakan elf hanya saja kalau di elf, saya suka susah beristirahat, karena biasanya ngebut. Meski lebih cepat, tapi jika menggunakan bus tentunya lebih nyaman," ucapnya.

Deden pun mengaku kunjungannya ke Garut ini adalah untuk mencoblos. Meski sudah tinggal di Kota Bandung selama 6 bulan, namun KTP yang dimilikinya masih beralamat di Kabupaten Garut. "Sekalian saya pulang mau cari jodoh, kali aja ada di TPS," katanya sambil tertawa.

Pantauan di lokasi, ratusan penumpang menunggu di kantin-kantin yang ada di lokasi tersebut. Sejumlah pedagang asongan pun tampak sibuk dengan para pembelinya karena para penumpang yang menunggu ini membeli sekedar makanan kecil dan kopi dari pedagang asongan.

Sejumlah bus pun tampak kursi-kursinya penuh terisi, beda dengan hari biasanya, bus bisa langsung pergi meski tanpa kursi yang terisi penuh. Namun kali ini bus berangkat dengan jumlah penumpang yang semuanya telah mengisi kursi-kursinya terutama ke wilayah Jawa Tengah.***
 

Bagikan: