Pikiran Rakyat
USD Jual 14.150,00 Beli 13.850,00 | Umumnya berawan, 23.4 ° C

Bupati Yakin Golput Berkurang, tapi Khawatir Banyak yang Salah Coblos

Hendro Susilo Husodo
BUPATI Bandung Barat, Aa Umbara saat menggunakan hak pilihnya.*/HENDRO SUSILO HUSODO/PR
BUPATI Bandung Barat, Aa Umbara saat menggunakan hak pilihnya.*/HENDRO SUSILO HUSODO/PR

NGAMPRAH, (PR).- Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna meyakini partisipasi masyarakat pada Pemilu 2019 semestinya lebih tinggi dibandingkan Pilkada Kabupaten Bandung Barat 2018. Meski begitu, dia mengkhawatirkan banyak warga yang salah mencoblos sehingga menurunkan angka surat suara yang sah. 

"Hari ini sebetulnya tim sukses lebih banyak daripada Pilkada, karena 640 calon legislatif semua punya tim. Itu harusnya partisipasinya lebih dari 77 persen," kata Umbara, setelah menyalurkan hak pilihnya di Lembang, Rabu 17 April 2019.

Kalau para Caleg melakukan sosialisasi secara optimal, lanjut dia, partisipasi masyarakat dipastikan lebih tinggi. Paslnya, Umbara menilai bahwa sosialisasi dengan menggunakan alat peraga kampanye tidak akan begitu efektif. "Kalau cuma baliho, banner, enggak bisa, kecuali ada calon yang menjual. Calon harus turun ke masyarakat," ujarnya. 

Meski begitu, dia mengaku khawatir banyak masyarakat yang salah mencoblos, terutama untuk Pemilu DPD, DPR RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten. Lembar surat suara yang besar dengan nama-nama Caleg yang kecil dianggap dapat menyulitkan pemilih, terutama bagi pemilih yang sudah berumur. 

"Saya dengan isteri saya juga semenit lebih (buat mencoblos), apalagi yang berusia 60 tahun ke atas bisa beberapa menit. Dikhawatirkan salah mencoblos, karena memang surat suara yang begitu besar, terus hurufnya begitu. Soalnya, buat anggota dewan kan coblos nama. Namun, mudah-mudahan itu tidak terjadi, walaupun saya agak ragu," katanya.

Lebih lanjut, Umbara mengaku, saat ini sudah lega karena hari pencoblosan sudah berlalu. Dia berharap, masyarakat memperoleh pemimpin yang bisa memajukan negara ini dan mengantarkan calon wakil rakyat yang berpihak kepada rakyat, baik untuk DPD RI, DPR RI, DPRD Provinsi, maupun DPRD Kabupaten.***

Bagikan: