Pikiran Rakyat
USD Jual 14.150,00 Beli 13.850,00 | Sedikit awan, 22.4 ° C

Bandung Raya Jadi Tujuan Mudik Terbanyak

Cecep Wijaya Sari
ILUSTRASI.*/BAMBANG ARIFIANTO/PR
ILUSTRASI.*/BAMBANG ARIFIANTO/PR

NGAMPRAH, (PR).- Wilayah Bandung Raya menjadi tujuan mudik terbanyak saat libur Lebaran. Hal ini menjadi perhatian aparat pemerintah setempat untuk melakukan pengaturan dan pengamanan lalu lintas.

"Secara nasional, Bandung dan Jawa Barat jadi tujuan mudik terbanyak, sedangkan pemudik terbanyak itu dari Jawa Tengah," kata Kepala Bidang Teknik dan Prasarana pada Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Barat, Fauzan, Rabu 17 April 2019.

Dia mengungkapkan, hal itu terungkap dalam prapersiapan mudik Lebaran yang digelar melalui video conference lintas sektoral secara nasional beberapa waktu lalu. Wilayah Bandung Raya yang meliputi Kota Bandung, Cimahi, Kabupaten Bandung, dan Kabupaten Bandung Barat tahun ini diprediksi kembali menjadi destinasi mudik terbesar.

Fauzan menjelaskan, mudik Lebaran tidak selalu berarti pulang ke kampung halaman. Namun, juga kerap dimanfaatkan masyarakat untuk mengunjungi tempat-tempat wisata guna mengisi waktu liburan. "Karena di Bandung Raya banyak tempat wisata favorit, tidak heran jika daerah ini banyak dikunjungi saat arus mudik ataupun libur Lebaran," ujarnya.

Poin penting lainnya yang terungkap melalui video conference, lanjut dia, di antaranya kesiapan jalan tol. Sebab saat ini, sejumlah jalan tol baru telah terbangun dan diprediksi banyak digunakan pemudik dari Jakarta menuju Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

"Pantauan di jalan tol akan lebih diintensifkan, seperti mengenai kesiapan kondisi jalan, rest area, dan penerangan jalan. Imbauan-imbuan kepada pengendara seperti untuk beristirahat setiap tiga jam juga akan terus digencarkan," tuturnya.

Meski demikian, pihaknya juga akan tetap memperhatikan kesiapan di jalan raya dan jalan-jalan alternatif. Misalnya, pemasangan rambu-rambu, pengecekan kondisi jalan, serta penerangan jalan umum.

Di Bandung Barat, saat ini juga sudah banyak jalan alternatif yang bisa digunakan, terutama dari dan menuju ke Lembang. Namun, pihaknya akan memastikan kondisi jalur alternatif tersebut layak untuk dilalui. "Jika ada kendala, kami akan arahkan ke jalan utama saja. Sebab percuma lewat jalan alternatif tetapi justru menambah kemacetan ataupun rawan menyebabkan kecelakaan," tuturnya.***

Bagikan: