Pikiran Rakyat
USD Jual 14.301,00 Beli 14.001,00 | Langit umumnya cerah, 17.1 ° C

Warganet Sempat Mengeluh Bandung Barat Gelap Gulita

Cecep Wijaya Sari
ILUSTRASI penerangan jalan umum.*/DOK. PR
ILUSTRASI penerangan jalan umum.*/DOK. PR

NGAMPRAH, (PR).- Sebanyak 200 penerangan jalan umum tahun ini akan dipasang di 40 desa di 5 kecamatan di wilayah selatan Kabupaten Bandung Barat, mulai Kecamatan Saguling, Sindangkerta, Cipongkor, Gununghalu, hingga Rongga. Ratusan PJU tersebut bagian dari proyek 1.000 PJU yang bersumber dari bantuan corporate social responsibility salah satu perusahaan di Korea.

Sebelumnya, sejumlah warganet menyampaikan keluhan terkait minimnya PJU di akun Instagram Bupati Bandung Barat @aa.umbara. Mereka menyampaikan kondisi jalan yang gelap karena tidak terpasang PJU, mulai dari Kecamatan Ngamprah, Padalarang, Batujajar, Cikalongwetan, Cihampelas, Sindangkerta, Gununghalu, Rongga, hingga Cisarua dan Lembang. 

Minimnya PJU di sejumlah ruas jalan di Bandung Barat tersebut tak hanya rawan menimbulkan kecelakaan lalu lintas. Namun, juga rawan menyebabkan aksi kriminal, seperti perampokan terutama ketika kondisi jalan sepi.

Merespons keluhan tersebut, Kepala Dinas Perhubungan KBB Ade Komarudin menuturkan, sejumlah PJU sudah dipasang di beberapa desa, di antaranya di Kecamatan Sindangkerta. "PJU itu kami pasang di jalan-jalan desa serta tempat berkumpulnya orang, seperti masjid dan juga di lokasi yang gelap dan sepi," ujarnya, Senin 15 April 2019.

Menurut Ade, sebanyak 200 PJU masing-masing akan dipasang hingga beberapa tahun ke depan hingga mencapai 1.000 unit. Bantuan CSR perusahaan tersebut sangat membantu pemerintah daerah untuk memfasilitasi penerangan di jalan-jalan umum.

Lokasi pemasangan PJU tersebut merupakan pengajuan dari pemerintah desa dan kecamatan setempat. Dia tak memungkiri, kebutuhan PJU jauh lebih banyak. "Jadi, kami lihat dulu, apakah persediaanya mencukupi atau tidak. Jika masih mencukupi, tentu akan kami pasang di sana," katanya.

Selanjutnya, Ade mengimbau agar masyarakat setempat turut menjaga keamanan PJU tersebut, seperti dari pencurian komponen, dan lain-lain. Sebab, PJU tersebut diperuntukkan bagi masyarakat setempat, sehingga mereka pun harus turut memeliharanya.

Selain bantuan CSR, lanjut Ade, tahun ini pemerintah daerah juga akan memasang sekitar 570 PJU yang bersumber dari APBD kabupaten. Lokasinya, tersebar di sejumlah kecamatan. "Namun, fokusnya juga tetap di wilayah selatan karena kebutuhan di sana cukup banyak," ujarnya.

Pemasangan sejumlah PJU tersebut ditargetkan segera dilaksanakan pada April ini. Selain di jalan kabupaten, PJU tersebut juga akan dipasang di jalan-jalan desa sesuai dengan pengajuan dari musyawarah perencanaan pembangunan.

Secara keseluruhan, total anggaran PJU tahun ini dari APBD kabupaten, yaitu sekitar Rp 6 miliar. "Itu untuk pemasangan PJU sekitar Rp 10juta-Rp 12 juta per unit, termasuk pemeliharaannya," tutur Ade. ***

Bagikan: