Pikiran Rakyat
USD Jual 14.328,00 Beli 14.028,00 | Umumnya cerah, 19.6 ° C

Sebagian Tol Cisumdawu Disiapkan untuk Arus Mudik

Novianti Nurulliah
PROYEK pembangunan jalan tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) di area Cisumdawu Tunnel Project di kampung Sawah Buah, desa Pamulihan, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Senin 18 Maret 2019. Proyek pembuatan jalan tol Cisumdawu terus digenjot sebagai upaya percepatan pembangunan nasional, khususnya di Jawa Barat.*/ADE MAMAD/PR
PROYEK pembangunan jalan tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) di area Cisumdawu Tunnel Project di kampung Sawah Buah, desa Pamulihan, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Senin 18 Maret 2019. Proyek pembuatan jalan tol Cisumdawu terus digenjot sebagai upaya percepatan pembangunan nasional, khususnya di Jawa Barat.*/ADE MAMAD/PR

BANDUNG, (PR).- Sebagian jalur Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) seksi dua yaitu Rancakalong-Sumedang disiapkan untuk bisa dilalui arus mudik tahun ini. Jalur sepanjang 5,5 km itu saat ini tengah dibenahi dan ditargetkan beberapa pengerjaan selesai pada 20 Mei mendatang.

Sekretaris Daerah Jawa Barat Iwa Karniwa menuturkan hal itu, usai rapat dengan satuan kerja Tol Cisumdawu terkait perkembangan seksi 1dan seksi 2 pekan lalu.

Menurut dia, Satker menyiapkan akses dari di wilayah Tanjungsari dan Rancakalong serta Sumedang untuk pemudik menuju ke ruas tol tersebut. “Sekarang sedang disiapkan akses masuk dan keluar tolnya, sudah signifikan nanti akan tersambung ke jalan provinsi,” ujar dia, Senin 15 April 2019.

Iwa juga menuturkan terowongan kembar Cisumdawu di daerah Rancakalong sudah selesai, namun hanya satu sisi dari arah Bandung ke Cirebon yang bisa digunakan. Sementara satu terowongan belum difungsikan meski sudah tuntas karena memerlukan beberapa persiapan utilitas seperti rambu dan lain-lain. “Yang difungsikan masih satu arah, dari Bandung ke Cirebon,” katanya.

PROYEK pembangunan jalan tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) di area Cisumdawu Tunnel Project di kampung Sawah Buah, desa Pamulihan, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Senin 18 Maret 2019. Proyek pembuatan jalan tol Cisumdawu terus digenjot sebagai upaya percepatan pembangunan nasional, khususnya di Jawa Barat.*/ADE MAMAD/PR

Meski satu terowongan yang dipakai, Iwa menilai arus mudik ke arah Cirebon bisa memiliki dua alternatif utama menuju ke Sumedang. Pertama, ruas Cisumdawu, dan satu lagi jalan nasional via Cadas Pangeran. “Nanti detail pengaturannya oleh Dishub, tapi ini bisa difungsikan,” ujarnya.

Iwa pun mengatakan, guna mendukung jalan tol tersebut agar bisa digunakan mudik, Satker pun melakukan pengerasan di titik Rancakalong station 1+100 sampai dengan 2+300, sekitar 1.200 meter, lalu mainroad 9+800 12+00 atau 2.200 meter, lalu station 12+00 sampai 12+600. Pengerasan pun dilakukan di sepanjang sekitar tunnel yaitu 1.087 meter sedangkan pengerasan rigid tunnel sepanjang 470 meter.

Selain itu, pekerjaan terfokus pada pelebaran jembatan Cipeles pada sisi kanan, kliring pelebaran sisi kanan, timbunan jalan sisi kanan, sehingga pengerjaan jalan sisi kiri tanah SMPA untuk sementara tidak akan terganggu.

Terkait dengan seksi satu, kata dia, ada hambatan khususnya terkait dengan pembebasan lahan di seksi satu yang saat ini baru 40 persen. Hal itu menghambat pembangunan fisiknya. Pihaknya pun berharap sejumlah lahan bisa segera dieksekusi karena sudah mengantongi keputusan Mahkamah Agung. Kemudian, pihaknya juga mendorong agar sejumlah lahan yang sudah ditelaah Pemkab Sumedang akan dibebaskan setelah Pemilu 2019. “Ini akan diakselerasi setelah Pemilu,” ujarnya.

Sementara itu, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus mendorong penyelesaian pembangunan Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) sepanjang 60,47 Km, khususnya seksi 1 dan 2 sepanjang 27,62 Km yang ditargetkan rampung September 2019.

Memperlancar konektivitas

Beroperasinya Tol Cisumdawu sangat diharapkan akan memperlancar konektivitas antara Jawa Barat bagian Selatan menuju Utara karena menghubungkan dua tol yang telah beroperasi, yakni Tol Purbaleunyi dengan jalan Tol Cikopo - Palimanan (Cipali). Tol Cisumdawu juga menjadi akses alternatif menuju Bandara internasional Kertajati di Majalengka.

Jalan Tol Cisumdawu terbagi enam seksi. Seksi 1 dan 2 mulai dari Cileunyi hingga Sumedang dikerjakan oleh Kementerian PUPR sebagai bagian dari viability gap fund (VGF) guna menaikkan kelayakan investasi tol tersebut. Sementara seksi 3 hingga seksi 6 sepanjang 33,22 Km dikerjakan oleh badan usaha jalan tol (BUJT) yakni PT Citra Karya Jabar Tol dengan nilai investasi Rp 8,41 Triliun.

Pembangunan Seksi I Cileunyi-Rancakalong sepanjang 10,57 Km hingga awal Maret 2019, progres pembebasan lahan mencapai 65,86%, dan progres konstruksi 14,26%. Seksi 2 sepanjang 17,05 Km yang dibagi menjadi dua fase yakni fase I dari Ranca Kalong-Ciherang dengan panjang 6,35 km sudah selesai tahun 2017. Fase II Ciherang-Sumedang dengan panjang 10,7 km saat ini sudah 63,42%.

Sementara empat seksi lainnya yang dikerjakan BUJT, konstruksi sudah dilakukan pada seksi 3 dengan progres 59,09%, sementara seksi lainnya dalam tahap pembebasan lahan.***

Bagikan: