Pikiran Rakyat
USD Jual 14.150,00 Beli 13.850,00 | Berawan, 22.5 ° C

Menghilang Sehabis Mandi, Bocah Laki-laki Ditemukan Tewas di Genangan Saguling

Hendro Susilo Husodo
WARGA Kecamatan Cililin ketika melakukan pencarian terhadap Rafka (9), bocah yang tewas diduga terpeleset ke genangan Saguling sehabis mandi sebelum berangkat sekolah, Senin, 15 April 2019.*/DOK. KECAMATAN CILILIN
WARGA Kecamatan Cililin ketika melakukan pencarian terhadap Rafka (9), bocah yang tewas diduga terpeleset ke genangan Saguling sehabis mandi sebelum berangkat sekolah, Senin, 15 April 2019.*/DOK. KECAMATAN CILILIN

NGAMPRAH, (PR).- Seorang bocah laki-laki ditemukan tewas di genangan Waduk Saguling yang berada di Kampung Cipatra, RT 3 RW 6, Desa Karanganyar, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat, Senin, 15 April 2019. Diduga, korban yang bernama Rafka Hendrawan (9) itu tewas karena tenggelam.

Camat Cililin Endang Hadiat membenarkan penemuan mayat tersebut, setelah berkoordinasi dengan perangkat desa setempat. Menurut dia, pada pagi hari sekitar jam 7.00 ayah korban yang bernama Hendra (35) melaporkan anaknya yang tak kembali ke rumah setelag mandi di sekitar genangan waduk.

"Diperkirakan (korban) tenggelam sekitar pukul 7.00, menurut keterangan saksi yang sedang mancing di dekat lokasi kejadian. Setelah dilakukan proses pencarian oleh warga masyarakat setempat, korban ditemukan sudah meninggal pada pukul 10.00," kata Endang.

Keluarga korban, terang dia, telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak akan menuntut di kemudian hari. "Anak tersebut sedang mandi di genangan Waduk Saguling untuk persiapan berangkat sekolah, kemungkinan terpeleset ke genangan air Saguling," ucapnya. 

Penemuan mayat di genangan Waduk Saguling di wilayah Cililin tersebut merupakan kali kedua dalam waktu kurang dari sebulan. Sebelumnya, seorang pencari kayu bakar bernama Yayat (63) ditemukan tewas di genangan Sungai Citarum atau genangan Waduk Cililin yang berada di wilayah Desa Karangtanjung, Cililin, pada 20 Maret lalu.***

Bagikan: