Pikiran Rakyat
USD Jual 14.280,00 Beli 14.182,00 | Umumnya cerah, 23.6 ° C

Kota Bandung Kelebihan 3.608 Tempat Tidur

Novianti Nurulliah
FOTO ilustrasi tempat tidur.*/DOK. PR
FOTO ilustrasi tempat tidur.*/DOK. PR

BANDUNG, (PR), - Jumlah tempat tidur di Jawa Barat untuk sementara mencukupi alias sesuai dengan jumlah penduduk Jabar saat ini. Berdasarkan Data dari RS Online dan Rifaskes yang terakhir jumlah tempat tidur di Jabar sudah mencapai 48.002 tempat tidur di rumah sakit sebanyak 45.736 tempat tidur dan puskesmas sebanyak 2.362 tempat tidur. Jumlah tersebut berbanding lurus dengan jumlah penduduk Jabar yang mencapai 48 juta jiwa lebih,  di mana WHO telah menentukan rasio tempat tidur di suatu wilayah itu rasionya 1: 1000 atau satu tempat tidur berbanding seribu jiwa penduduk. 

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Jabar  Marion Siagian mengatakan,  meski saat ini masih dikatakan cukup namun jika dirinci,  sebarannya tidak merata. Jumlah tempat tidur paling banyak ditemui di daerah perkotaan sehingga ada beberapa kota kabupaten yang jumlah tempat tidurnya melebihi rasio jumlah penduduk daerah tersebut. 

"Dengan coverage yang luas dan masih terkonsentrasi di perkotaan jadinya salah satu daerah kota misalnya menjadi rujukan dan banyak didatangi pasien dari luar kota," kata dia,  Minggu 14 April 2019. 

Dia pun mencontohkan beberapa kota kabupaten yang memiliki tempat tidur berlebih dan juga yang masih tidak sesuai dengan jumlah penduduk setempat. Di antaranya Kabupaten Bogor kekurangan 1.548 tempat tidur,  Kabupaten Bandung kurang 1.936 tempat tidur, Garut kurang 1.237 tempat tidur,  dan Cianjur kurang 1.148 tempat tidur. Sementara Kota Bandung kelebihan 3.608 tempat tidur,  Kota Bekasi lebih 2.060 tempat tidur,  Kota Bogor lebih 1.845 tempat tidur,  dan Kota Cirebon lebih 949 tempat tidur. 

"Selain itu juga, jumlah tempat tidur untuk perawatan khusus seperti intensive care, tempat tidur bayi danblainnyaitu juga kurang," ujar dia. 

Menurut Marion,  total jumlah tempat tidur khusus di satu darah itu sedikitnya lima persen dari total jumlah tempat tidur di rumah sakit. Saat ini di Jabar jumlahnya belum mencapai 5 persen.

Dengan kondisi tersebut,  kata dia,  pihaknya sudah melakukan upaya-upaya dengan mengucurkan bantuan keuangan kepada rumah sakit di daerah untuk membangun tempat tidur khsusus seperti  ruang operasi,  intensive care,  IGD yang menunjang untuk meningkatkan pelayanan di rumah sakit. "Bantuan ini tiap tahun ada. Selain dari pemprov juga ada dari DAK kementerian kesehatan," ucap dia.***
 

Bagikan: