Pikiran Rakyat
USD Jual 14.150,00 Beli 13.850,00 | Berawan, 22.5 ° C

Cara Memilih #Indonesia, Ini Tata Cara Mencoblos di TPS

Dewiyatini
FOTO ilustrasi tata cara mencoblos di TPS.*/ANTARA
FOTO ilustrasi tata cara mencoblos di TPS.*/ANTARA

HARI pemungutan suara untuk Pemilihan Umum 2019 tinggal menghitung hari. Pada hari Rabu mendatang, 17 April 2019, masyarakat yang telah memenuhi persyaratan sebagai pemilih dapat menggunakan hak pilihnya. 

Ketua KPU Jabar Rifqi Ali Mubarok meminta para pemilih tidak menyia-nyiakan hak pilihnya. Menurut dia, kesempatan ini hanya satu-satunya selama lima tahun. Datanglah ke tempat pemungutan suara (TPS) dan gunakan gak pilih.

“Mari bersama-sama datang ke TPS terdekat. Jangan sia-siakan hak politikmu untuk memilih pemimpin yang jujur dan berintegritas, untuk indonesia buktikan cintamu dengan datang dan memilih, jadilah pemilih berdaulat, hindari hoax isu sara politik uang, dan jadikan pemilu di Jabar akur sauyunan,” katanya pada Minggu 14 April 2019.

Jumlah pemilih di Jawa Barat bertambah sebanyak 71.070 orang, sehingga total pemilih yang tercantum dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) menjadi sebanyak 33.341.915 orang. Tambahan pemilih itu berdasarkan rekomendasi Bawaslu di 13 kota/kabupaten di Jawa Barat.

Sementara itu, dalam sekali masuk bilik suara, setiap pemilih akan mencoblos Capres/Cawapres, anggota DPR RI, anggota DPR tingkat provinsi dan kabupaten, serta DPD. Ini adalah kali pertama pemilihan presiden (Pilpres) dan pemilihan legislatif (Pileg) dilaksanakan secara bersama. Sebelumnya, Pilpres dan Pileg selalu dilaksanakan secara terpisah.

Rifqi mengatakan masyarakat yang memiliki hak pilih dapat mengeceknya secara langsung. Atau, memanfaatkan aplikasi yang mudah diunduh dari playstore.  Seorang pemilih harus memenuhi tiga syarat wajib yaitu Warga Negara Indonesia (WNI), berusia 17 tahun atau lebih saat memilih, serta belum 17 tahun tetapi pernah atau sudah menikah.

Bawa undangan

Pada saat akan memilih dan datang ke TPS di mana nama pemilih terdaftar, pemilih membawa KTP dan Formulir C6. KTP dan Formulir C6 alias surat undangan berupa pemberitahuan memilih, agar dapat menggunakan hak suaranya.

“Bila belum memiliki KTP elektronik, maka bawalah KTP sebelumnya yang dimiliki atau surat keterangan telah melakukan perekaman KTP elektronik,” ujarnya.

Setelah mendaftar ke petugas, kata Rifqi, pemilih harus mengantri untuk mendapatkan giliran. Nanti saat namanya dipanggil, pemilih akan menerima lima surat suara yang berbeda-beda.

Surat suara warna abu-abu merupakan surat suara calon presiden (Capres) dan calon wakil presiden (Cawapres) Pemilu 2019. Surat suara warna kuning adalah surat suara calon anggota DPR RI.

Surat suara warna merah merupakan surat suara calon anggota DPD Pemilu 2019. Surat suara warna biru adalah surat suara calon anggota DPRD tingkat provinsi. Kemudian surat suara warna hijau merupakan surat suara calon anggota DPRD tingkat Kabupaten/Kota Pemilu 2019.

Rifqi menyebutkan langkah berikutnya pemilih masuk ke bilik suara untuk menentukan pilihannya. Di dalam bilik suara, untuk surat suara warna abu-abu, cobloslah satu kali pada nomor, nama, foto pasangan calon, atau tanda gambar partai politik pengusung dalam satu kotak di surat suara.

Sedangkan surat suara warna kuning untuk anggota DPR RI, cobloslah satu kali pada nomor atau tanda gambar partai politik, dan atau nama calon anggota DPR. Pada surat suara warna merah untuk anggota DPD, coblos satu kali pada nomor, nama, atau foto calon anggota DPD. Surat suara calon anggota DPD disertai dengan foto calon.

Surat suara warna biru anggota DPRD provinsi, coblos satu kali pada nomor atau tanda gambar partai politik, dan atau nama calon anggota DPRD Provinsi. Terakhir,  surat suara warna hijau untuk calon anggota DPRD Kabupaten/Kota, coblos satu kali pada nomor atau tanda gambar partai politik, dan atau nama calon anggota DPRD Kabupaten/Kota.

“Pada surat suara warna kuning, biru, dan hijau tidak mencantumkan foto calon sehingga pemilih sebaiknya telah memastikan terlebih dahulu siapa yang ingin ia coblos,” ucap Rifqi.

Setelah selesai mencoblos, lipat surat suara sesuai petunjuk. Dilanjutkan dengan memasukkan surat suara ke kotak yang telah tersedia. Terakhir pemilih yang telah menyalurkan aspirasinya akan diminta untuk mencelupkan satu jari ke tinta sebagai bukti telah menggunakan hak suara pada Pemilu 2019.

Jadi, sudah menentukan pilihan?***

Bagikan: