Pikiran Rakyat
USD Jual 14.288,00 Beli 13.988,00 | Langit umumnya cerah, 16.8 ° C

10 Destinasi Wisata Baru KBB, Apa Saja yang Menarik

Cecep Wijaya Sari
FOTO ilustrasi destinasi wisata di Kabupaten Bandung Barat.*/DOK. PR
FOTO ilustrasi destinasi wisata di Kabupaten Bandung Barat.*/DOK. PR

NGAMPRAH, (PR).- Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) akan membuka sepuluh destinasi wisata baru di wilayah selatan dan barat. Saat ini, kesepuluh destinasi wisata ini tengah diinventarisasi untuk diselaraskan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah KBB lima tahun ke depan.

Pelaksana Tugas Kepala Badan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah KBB Asep Wahyu mengungkapkan, sejumlah destinasi wisata tersebut di antaranya berada di Kecamatan Rongga, Gununghalu, dan Cipogkor di selatan serta Kecamatan Cipatat dan Cikalongwetan di barat. "Beberapa destinasi wisata baru ini muncul dari kegiatan Ngariksa Lembur Bupati ke beberapa daerah tersebut," ujarnya, Kamis 11 April 2019.

Dia menuturkan, rencana pembukaan destinasi wisata baru tersebut selanjutnya akan dibuat legalitasnya dalam bentuk peraturan bupati. Kemudian, akan dituangkan dalam perencanaan strategis di setiap satuan kerja perangkat daerah terkait.

Menurut Asep, pembukaan destinasi wisata baru tidak hanya melibatkan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, tetapi juga dinas-dinas lainnya, seperti Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, serta Dinas Perhubungan. "Sebab, pariwisata itu kan butuh infrastruktur untuk akses ke sana, lalu harus bisa menghidupkan perekonomian masyarakat sekitar. Jadi, perlu keterlibatan dinas-dinas lain," tuturnya.

Soal pendanaan, lanjut dia, hal itu tak hanya bisa mengandalkan APBD kabupaten sebab tak akan mencukupi. Untuk itu, pihaknya juga akan mengupayakan bantuan dari pusat, pemerintah provinsi, bahkan dari perusahaan swasta.

"Untuk pendanaan, itu bisa dari berbagai sumber. Bisa APBN, APBD, ataupun pinjaman. Jadi, bisa banyak sumber. Soal penganggaran ini, nanti dibahas setelah perencanaan selesai," ujarnya seraya mengungkapkan, perencanaan tahun ini diperuntukkan bagi pelaksanaan di tahun berikutnya.

Sementara itu, Sekretaris Disparbud KBB Cucu Hertika mengungkapkan, saat ini tercatat 37 potensi objek wisata di wilayah selatan, mulai Cililin, Sindangkerta, Cipongkor, Gununghalu, hingga Rongga. "Dari laporan setiap kecamatan, ada 133 objek wisata yang bisa dikembangkan, 37 di antaranya di wilayah selatan," katanya.

Sejumlah objek wisata tersebut terdiri atas wisata alam, budaya, dan buatan. Di wilayah selatan, sebagian besar berupa objek wisata alam, seperti curug atau air terjun, pegunungan, dan perkebunan serta wisata budaya, seperti makam keramat, desa wisata, dan kampung adat. 

Meski demikian, Disparbud masih harus memverifikasi sejumlah potensi objek wisata tersebut. Soalnya, banyak di antaranya yang berada di lahan Perhutani ataupun masyarakat. 

"Sementara, untuk dikembangkan menjadi objek wisata oleh Pemda, itu lahannya harus milik pemerintah. Jadi, kami harus lihat dulu, termasuk melihat potensi-potensi lainnya," ujar Cucu seraya menambahkan, kendala lainnya yaitu infrastruktur, baik akses menuju tempat wisata maupun fasilitas di dalamnya.***

Bagikan: