Pikiran Rakyat
USD Jual 13.896,00 Beli 13.994,00 | Sebagian berawan, 18.8 ° C

PT Pindad Serahkan Alat Pengeruk untuk Citarum Harum

Novianti Nurulliah
Direktur Utama PT Pindad, Abraham Mose, secara simbolis menyerahkan alat untuk pengeruk untuk digunakan dalam program Citarum Harum, kepada Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil,  dalam peringatan hari jadi ke-36 Pindad di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Sabtu, 6 April 2019.*/HUMAS PEMPROV JABAR
Direktur Utama PT Pindad, Abraham Mose, secara simbolis menyerahkan alat untuk pengeruk untuk digunakan dalam program Citarum Harum, kepada Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, dalam peringatan hari jadi ke-36 Pindad di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Sabtu, 6 April 2019.*/HUMAS PEMPROV JABAR

BANDUNG,(PR).- PT Pindad (persero) sudah menyerahkan satu unit mesin pengeruk sampah untuk dioperasikan di Sungai Citarum. Pindad juga telah menyerahkan mesin penarik lumpur pada pemerintah Provinsi Jawa Barat ketika memeringati hari jadi ke-36 Pindad di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Sabtu, 6 April 2019.

Pemprov Jabar memang sudah memesan alat untuk mengangkut sampah di Citarum pada Pindad. Alat itu akan dimanfaatkan untuk program Citarum Harum.

"(Alat pengeruk sampah) Sudah, kita sudah serahkan ke Pak Gubernur pada HUT PT LEN Pindad, (kami) menyerahkan satu mesin pengeruk sampah. Kalau yang tadi, kita serahkan mesin penarik lumpur. Begitu sampah ditarik, kemudian lumpurnya ditarik di pinggir Citarum. Beda dengan mesin pengumpul sampah sebelumnya," ujar Direktur Utama PT Pindad, Abraham Mose.

Menurut dia, Pemprov Jabar telah amphibious excavator. Selama ini, alat itulah yang digunakan untuk membersihkan Citarum.

"Dalam penyampaian itu 10 unit, hanya realisasinya akan mulai dengan 4-5 unit. Tapi rasanya dengan jumlah segitu untuk Citarum sudah cukup dibagi dalam sektor-sektor untuk bisa membersihkan sampah di Citarum," ujar dia.

Direktur Utama PT Pindad, Abraham Mose, secara simbolis menyerahkan alat untuk pengeruk untuk digunakan dalam program Citarum Harum, kepada Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil,  dalam peringatan hari jadi ke-36 Pindad di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Sabtu, 6 April 2019.*/HUMAS PEMPROV JABAR

Pindad menyumbangkan teknologi untuk Citarum Harum

Gubernur Jawa Barat, Mochamad Ridwan Kamil, mengatakan, Pindad juga merupakan bagian dari tim dalam pengelolaan Citarum. Untuk menyukseskan program Citarum Harum, ada ratusan pemangku kepentingan yang berperan, bukan hanya Pindad. Di antaranya, ada yang menyumbang ilmunya, komunitasnya, dan teknologinya. 

"Nah, jadi Pindad ini salah satu (pemangku kepentingan) yang menyumbang teknologinya. Teknologi yang kita butuhkan kan sedang diproduksi, mesin pengambil sampah ya," ucap dia. Terkait dengan mesin penghisap lumpur, Ridwan mengatakan bahwa pihaknya menyesuaikan dengan teknologi yang dimiliki Pindad.

Pemerintah pusat sendiri akan menggelontorkan anggaran pada April ini. Menteri Koordinator Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan, di Bandung, Jumat, 5 April 2019, mengatakan, pencairan dana untuk Satgas Citarum Harum pada 2019 akan disalurkan secara bertahap.

Rencananya, April 2019 ini, dana untuk Citarum Harum akan cair pada kisaran angka Rp100 miliar. Satgas Citarum Harum sendiri telah mengajukan dana Rp605 miliar untuk penanganan Citarum 2019 ini. ***

Bagikan: