Pikiran Rakyat
USD Jual 13.896,00 Beli 13.994,00 | Umumnya cerah, 19.6 ° C

Terlibat Narkoba, Prajurit dan PNS Akan Dipecat

Joko Pambudi
PEMERIKSAAN narkoba terhadap prajurit dan PNS di jajaran Kodam III Siliwangi. Prajurit dan PNS yang terlibat narkoba akan dipecat dari kedinasan.*/JOKO PAMBUDI/PR
PEMERIKSAAN narkoba terhadap prajurit dan PNS di jajaran Kodam III Siliwangi. Prajurit dan PNS yang terlibat narkoba akan dipecat dari kedinasan.*/JOKO PAMBUDI/PR

BANDUNG, (PR).- Sedikitnya 60 prajurit serta PNS di lingkungan Kodam III Siliwangi mengikuti penyuluhan sekaligus pemeriksaan narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba). Upaya ini dilakukan untuk memastikan komitmen keluarga besar Kodam III Siliwangi dalam memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkoba.

"Narkoba adalah musuh yang nyata bagi prajurit dan PNS Siliwangi, dan ini sudah diprogramkan dalam program Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN)," ujar Kapendam III Siliwangi Letkol Inf FX Sri Wellyanto, ketika ditemui di sela-sela kegiatan yang dilaksanakan di Aula Pendam III Siliwangi, Jalan Sumatera Kota Bandung, Kamis, 21 Maret 2019. 

Dalam kesempatan itu, penyuluhan berkaitan dengan narkoba disampaikan oleh Mayor Ckm Ujang Kasmita dari Kesdam III Siliwangi. Seusai penyuluhan, sedikitnya 60 prajurit dan PNS di lingkungan Kodam III Siliwangi menjalani pemeriksaan melalui tes urine. Hasilnya dinyatakan negatif, tidak ditemukan adanya kandungan narkoba dalam urine prajurit dan PNS di lingkungan Kodam III Siliwangi.

Sri Wellyanto mengatakan, langkah ini sejalan dengan komitmen dalam mendukung pemberantasan narkoba. Hal ini berkaitan dengan bahaya dari peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Oleh karena itu, Kodam III/Siliwangi melaksanakan pemeriksaan terhadap seluruh Prajurit dan PNS secara berkala. 

"Narkoba termasuk tindak kejahatan dan ancaman kemanusiaan yang harus kita perangi bersama, tidak setengah-setengah. Apabila sudah main dengan barang haram tersebut bisa membinasakan individu, keluarga, dan masyarakat pada umumnya," katanya. 

Pada kesempatan itu, dia juga berpesan agar seluruh peserta dapat memanfaatkan semaksimal mungkin penyuluhan yang dilaksanakan. "Untuk menambah wawasan kita agar tidak menjadi korban penyalahgunaan narkoba, baik bagi individu maupun keluarga besar Kodam III Siliwangi," katanya.

Berkaitan dengan komitmen memerangi narkoba, dia juga mengingatkan agar lingkungan Kodam III Siliwangi harus benar-benar bersih. Tidak ada toleransi bagi prajurit ataupun PNS yang terlibat dalam peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Sanksi berupa pemecatan bisa dijatuhkan jika di kemudian hari ditemukan adanya pelanggaran.

"Jadi jangan sekali-kali mencoba yang namanya narkoba, apalagi berusaha untuk menjadi sebagai pemakai bahkan menjadi pengedar barang haram tersebut. Terlibat dengan narkoba tidak ada toleransi, pecat dari kedinasan," katanya.***

Bagikan: