Pikiran Rakyat
USD Jual 14.605,00 Beli 14.305,00 | Sedikit awan, 25.1 ° C

Pendaftaran Mudik Gratis Pemprov Jabar Dibuka, Warga Antusias

Novianti Nurulliah
WARGA antusias mendaftar menjadi peserta mudik gratis di Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat, Jalan Sukabumi, Kota Bandung, Rabu, 20 Maret 2019.***/NOVIANTI NURULLIAH/PR
WARGA antusias mendaftar menjadi peserta mudik gratis di Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat, Jalan Sukabumi, Kota Bandung, Rabu, 20 Maret 2019.***/NOVIANTI NURULLIAH/PR

BANDUNG,(PR).- Loket pendaftaran mudik gratis Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat 2019 diserbu warga. Ratusan warga Kota Bandung mengantre di Kantor Dinas Perhubungan, Jalan Sukabumi, Kota Bandung, Rabu, 20 Maret 2019. 

Rabu ini merupakan hari pertama pembukaan pendaftaran mudik gratis 2019. Rencananya, pendaftaran mudik gratis akan ditutup pada 20 Mei mendatang, atau sampai kuota terpenuhi.

Mudik Gratis Pemprov Jabar SELAMANYA (Selamat, Aman, dan Nyaman), akan memfasilitasi transportasi mudik secara gratis dengan bis maupun kereta api. Dishub Jabar akan menyediakan moda bis besar tujuan: Solo & Yogyakarta (via utara dan selatan) yang akan diberangkatkan pada Sabtu, 1 Juni 2019. Rinciannya adalah berangkat dari Bandung (25 bus), Sukabumi (15 bus), Bekasi (40 bus), dan Bogor (10 bus).

Untuk moda kereta api, Kereta Mutiara Selatan dari Stasiun Bandung menuju Stasiun Gubeng Surabaya, memiliki kuota sebanyak 300 orang. Moda transportasi ini mengutamakan pemudik ke arah Solo atau Jawa Timur, dengan jadwal keberangkatan pada Minggu, 2 Juni 2019. 

Kepala Dinas Perhubungan Jabar Hery Antasari mengatakan, Pemprov Jabar sejak 2015 lalu menggelar mudik gratis. Dari yang semula hanya 10 bis, tahun ini ada perubahan menjadi 100 bis. 

Dari jumlah tersebut, bis yang berasal dari Pemprov Jabar sebanyak 90 unit. Sedangkan 10 bis lainnya berasal dari Jasa Raharja. 

"Ini wujud kepedulian kita dalam menciptakan arus mudik, semacam rutinitas budaya kita setiap tahun. Tujuan utamanya untuk menciptakan mudik ini lebih tertib dan selamat di jalan," kata dia.

Aman dan nyaman

Mudik gratis diharapkan bisa mengurangi pengunaan kendaraan pribadi karena pihaknya ingin mengalihkan budaya kendaraan pribadi ke tranportasi publik.

"Pesan saya, jaga kesehatan dan persiapan lebih baik. Makan di jalan ditanggung tapi tentunya bapak ibu persiapkan masing-masing juga, terutama persiapan khusus lain yang harus diperhatikan," ujar dia.

Hery pun menegaskan, demi keamanan dan kenyamanan mudik,  mereka juga akan melakukan pemeriksaan urin oleh BNN kepada para sopir. 

Sementara itu, melihat antusiasme pendaftar, Hery merasa yakin bahwa sebelum pendaftaran ditutup pada 20 Mei, kuota mudik kemungkinan besar sudah akan terpenuhi. Selain terlihat di Dishub Jabar, antusiasme warga juga terlihat di Bekasi, Bogor, dan Sukabumi.

Terkait dengan adanya usulan untuk pulang bareng dari mudik, Hery mengatakan, hal itu memungkinkan tapi harus dipikirkan lebih lanjut. Penyebabnya, karena kepulangan pemudik sudah di luar area Jawa Barat. 

""InsyaAllah aspirasi ini akan kita catat," kata dia.***

Bagikan: