Pikiran Rakyat
USD Jual 14.328,00 Beli 14.028,00 | Sebagian cerah, 27.8 ° C

Wapres Meresmikan PR TV

Mochammad Iqbal Maulud
WAKIL  Presiden Jusuf Kalla (tengah) didampingi Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum (berbatik) melakukan peresmian PRTV,  di Ballroom, Hotel Savoy Homan, Jalan Asia Afrika No. 112, Kota Bandung pada Minggu 17 Maret 2019.*/ DOK.PRFM News
WAKIL Presiden Jusuf Kalla (tengah) didampingi Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum (berbatik) melakukan peresmian PRTV, di Ballroom, Hotel Savoy Homan, Jalan Asia Afrika No. 112, Kota Bandung pada Minggu 17 Maret 2019.*/ DOK.PRFM News

BANDUNG, (PR).- Wakil Presiden RI Muhammad Jusuf Kalla meresmikan PR TV,  di Hotel Savoy Homann Bidakara, Jalan Asia Afrika Kota Bandung, Minggu 17 Maret 2019.

Dalam acara tersebut, Jusuf Kalla menegaskan, kini, sesuai dengan tuntutan zaman, media cetak perlu melengkapi diri dengan berbagai platform berita lainnya. Sekarang berita mudah diakses melalui media daring dan TV streaming.

"Semua informasi itu bisa diperoleh melalui telefon seluler, informasi yang didapat pun adalah yang paling aktual," ucapnya.

JK juga memaparkan di masa lalu media tidak sebebas sekarang. Saat itu, jika media bertentangan dengan pemerintah, media tersebut bisa langsung ditutup. "Sekarang media bisa menyampaikan berita secara bebas dan objektif," ucapnya menambahkan.

Media pun kini tidak hanya membahas berita atas peristiwa yang lalu. Menurut Kalla berita menyangkut prediksi masa depan pun menjadi bahasan menarik. Media memiliki analisis yang mendalam dan hasilnya dapat dipertanggungjawabkan bagi kepentingan masyarakat.

Oleh karena itu, Kalla berharap media sebagai salah satu pilar demokrasi selalu menjaga objektivitas. "Media sebaiknya beridiri di posisi netral," ucapnya.

Menurut Jusuf Kalla, Pikiran Rakyat sebagai salah satu media terkemuka, memiliki sejarah yang panjang. Bahkan Pikiran Rakyat pernah menjadi media yang menginspirasi perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Informasi harus lengkap

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum mengharapkan, PR TV bisa menyajikan informasi yang lengkap kepada masyarakat selain menyampaikan pesan pemerintah.

"Saya berharap media tidak membuat berita sepotong-sepotong karena berita sepotong-sepotong bisa menimbulkan fitnah. Apalagi kini berkembang pula media sosial," ujarnya.

Uu pun menilai pada era globalisasi ini peran media sangat dibutuhkan untuk menunjang pemenuhan kebutuhan akan informasi. Uu pun berharap PR TV mampu menjadi media yang bisa menyatukan umat. "Jadi kita jangan sampai terpecah belah oleh berita hoaks," ucapnya

Direktur Utama Pikiran Rakyat, Perdana Alamsyah pun menyatakan PR TV dapat menjadi penghubung aspirasi masyarakat kepada pemerintah. Selain PR TV juga berusaha menyajikan pengetahuan dan informasi terkini bagi masyarakat.

Pada acara tersebut hadir pula Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita, Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum,‎ Direktur Utama Pikiran Rakyat Perdana Alamsyah, Direktur Bisnis Januar P Ruswita, Direktur Operasional Pikiran Rakyat Kartono Sarkim, Komisaris Pikiran Rakyat, Haris Darmawan, Komisaris Utama PR TV Witjaksono, Direktur PR TV Muhammad Oki, Pemimpin Redaksi Pikiran Rakyat  Firman Rachmat, Pemimpin Redaksi PR TV Imam JP, dan Chief Operating Officer PR TV Herman Yamashita.

Hadir pula Kabid Humas Polda Jabar, Komisaris Besar Trunoyudo Wisnu Andiko, Kapendam III/Siliwangi Letnan Kolonel Infanteri F.X Welliyanto dan para perwira menengah di jajaran Kodam III/Siliwangi dan Polda Jawa Barat.***

 

 

 

.

 

 

 

Bagikan: