Pikiran Rakyat
USD Jual 14.628,00 Beli 14.328,00 | Cerah berawan, 28 ° C

Kaum Milenial Bisa Jadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas

Ririn Nur Febriani
RATUSAN ribu pelajar dari Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat terlibat dalam Gebyar Millennial Road Safety Festival (MRSF) 2019 yang diadakan oleh Satuan Lalu Lintas Polres Cimahi di Lapangan Manunggal Brigif 15 Kujang II Cimahi Jalan Kebon Rumput Kota Cimahi, Minggu, 17 Maret 2019. Diharapkan para generasi milenial tersebut bisa menjadi pelopor keselamatan dalam berlalu lintas.*/RIRIN NF/PR
RATUSAN ribu pelajar dari Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat terlibat dalam Gebyar Millennial Road Safety Festival (MRSF) 2019 yang diadakan oleh Satuan Lalu Lintas Polres Cimahi di Lapangan Manunggal Brigif 15 Kujang II Cimahi Jalan Kebon Rumput Kota Cimahi, Minggu, 17 Maret 2019. Diharapkan para generasi milenial tersebut bisa menjadi pelopor keselamatan dalam berlalu lintas.*/RIRIN NF/PR

CIMAHI, (PR).- Jajaran Polres Cimahi mengklaim sudah 100.000 orang generasi milenial di wilayah Polres Cimahi yang terlibat dalam Gebyar Millennial Road Safety Festival (MRSF) 2019. Kegiatan tersebut diharapkan dapat mengajak generasi milenial untuk mengutamakan keselamatan dengan tertib lalu lintas dan dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan generasi milenial. 

Demikian yang terungkap dalam Puncak MRSF 2019 yang digelar Satuan Lalu Lintas Polres Cimahi di Lapangan Manunggal Brigif 15 Kujang II Cimahi Jalan Kebon Rumput Kota Cimahi, Minggu, 17 Maret 2019. Dalam acara puncak tersebut, para generasi milenial yang didominasi pelajar dari Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat ini melakukan senam kolosal. Mereka juga melakukan deklarasi keselamatan dalam berlalu lintas.

Kaplores Cimahi AKBP Rusdy Pramana Surayanagara, mengatakan, program MRSF sudah digelar selama tiga bulan terakhir. "Kami berharap para generasi milenial tersebut bisa menjadi pelopor keselamatan dalam berlalu lintas," ujarnya.

Tiap pekan pihaknya menggelar kegiatan MRSF di berbagai lokasi. "Setiap minggu kami selalu melaksanakan kegiatan ini, termasuk pada gebyar sekarang kami selalu menyampaikan Kamseltibcar Lantas kepada generasi milenial," katanya.

Dengan melibatkan para generasi milenial selama mengadakan program MRSF tersebut, lanjut Rusdy, menjadi upaya untuk mewujudkan generasi milenial yang cinta lalu lintas menuju Indonesia gemilang. "Diadakannya program tersebut untuk menekan angka kecelakaan yang didominasi generasi milenial atau yang usianya dari 17 hingga 35 tahun. Sebab, berdasarkan data Satlantas Polres Cimahi tahun 2018, sebanyak 60 persen lakalantas terjadi pada generasi milenial. Secara keseluruhan jumlahnya mencapai 480 kasus, bahkan dari jumlah tersebut sebanyak 85 orang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas tersebut," kata Rusdy.

Dengan kegiatan tersebut, kesadaran masyarakat dalam keselamatan berlalu lintas bisa meningkat. "Mayoritas kecelakaan tersebut berasal dari kendaraan roda dua. Targetnya di tahun 2020, kecelakaan lalu lintas yang melibatkan milenial harus dibawah 55 persen, Insya Allah lewat kegiatan ini bisa mengurangi angka laka lantas baik kualitas maupun kuantitas di wilayah Polres Cimahi," kata Rusdy.

Kegiatan tersebut turut dimeriahkan dengan kearifan lokal yang ada Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat (KBB). Seperti pawai mobil Warawiri, mobil Sakoci dan Bandros, mobil tersebut mengikuti pawai dimulai dari Kota Baru Parahyangan hingga Brigif yang pesertanya dari unsur pemerintah, TNI dan generasi milenial. 

Ada juga atraksi keselamatan berlalulintas, salah satunya adalah freestyle Mojang Lodaya yang diawaki personel polwan Polda Jabar. Serta kehadiran artis ibukota Sammy Simorangkir dan MC Bembi Putuanda-Gracia Indri serta artis lokal lainnya.

Kasat Lantas Polres Cimahi AKP. Suharto menambahkan, kecelakaan lalu lintas tertinggi dialami kaum milenial. Artinya generasi penerus bangsa berada di satu lingkungan yang sangat beresiko menimbulkan kecelakaan karena berbagai macam alasan.  

"Kami gelar MRSF dengan gaya kasual sehingga membuat proses sosialisasi dan edukasi tentang road safety menjadi lebih menarik untuk generasi milenial. Tentu saja tingginya kecelakaan lalu lintas yang melibatkan milenial perlu diantisipasi dengan melakukan pendekatan, sosialisasi, serta beragam hal lainnya yang bisa membawa kaum milenial ke arah yang lebih baik," katanya.

Suharto mengingatkan orangtua jangan memberikan fasilitas kendaraan kepada anak dibawah umur. Dengan kegiatan MSRF, pihaknya mengajak generasi milenial dalam meningkatkan kesadaran keselamatan dalam berlalu lintas. 

"Menjadikan generasi milennial sebagai pelopor dalam keselamatan berlalu lintas. Mereka sebagai generasi pendominasi pengguna jalan raya, wajib untuk menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain sesama pengguna jalan," katanya.***

 

Bagikan: