Pikiran Rakyat
USD Jual 14.328,00 Beli 14.028,00 | Badai petir, 25.4 ° C

Romahurmuziy Jadi Tersangka, PPP Jabar Minta Maaf

Novianti Nurulliah
JAJARAN pengurus DPW PPP Jawa Barat menyampaikan pernyataan terkait kasus yang membelit Ketua Umum PPP Romahurmuziy di kantor DPW PPP Jawa Barat, Jalan Pelajar Pejuang 45 Nomor  120, Kota Bandung, Sabtu 16 Maret 2019.*/NOVIYANTI NURULLIAH/PR
JAJARAN pengurus DPW PPP Jawa Barat menyampaikan pernyataan terkait kasus yang membelit Ketua Umum PPP Romahurmuziy di kantor DPW PPP Jawa Barat, Jalan Pelajar Pejuang 45 Nomor 120, Kota Bandung, Sabtu 16 Maret 2019.*/NOVIYANTI NURULLIAH/PR

BANDUNG, (PR).- Operasi tangkap tangan yang dikakukan KPK terhadap Ketua Umum PPP Romahurmuziy jangan sampai mempengaruhi visi dan misi PPP.

Hal itu disampaikan Ketua DPW PPP Jawa Barat Ade Yasin menggapi kasus yang saat ini membelit Romahurmuziy. Menurut dia, hasus itu merupakan persoalan pribadi dan tidak mempengaruhi partai. Ade Yasin optimistis semua tetap berjalan normal  sesuai visi dan misi PPP sebagai rumah besar umat Islam.

"Kami semua prihatin, tak cukup prihatin, tetap menyampaikan permohonan maaf pada PAC, kader, ranting, caleg, konstituen, kami hormati proses hukum, (kami) tetap berkomitmen (terhadap) pemberantasan korupsi, mendukung respons DPP cepat dalam menghadapi konstelasi saat ini," kata Ade Yasin di kantor DPW PPP Jawa Barat, Jalan Pelajar Pejuang 45 Nomor  120, Kota Bandung, Sabtu 16 Maret 2019.

KPK melakukan operasi tangkap tangan terhadap lima orang yang salah satunya adalah Ketua Umum PPP Romahurmuziy di hotel berbintang di Jalan Basuki Rahmat Surabaya, Jawa Timur, Jumat 15 Maret 2019.

Dampak kasus terhadap elektabilitas partai

Menyoal dampak penangakapan Romahurmuziy terhadap kepercayaan masyarakat kepada PPP, Ade Yasin belum melihat pengaruh tersebut.

"Apakah (elektabilitas) turun atau tidak dalam kondisi sebenarnya di masyarakat, kami tetap berkomitmen berkerja optimal dan maksimal. Percaya pada kami, karena (kami) tetap berkomitmen dan konsisten (terhadap) pemberantasan korupsi, kami tetap berjalan. Semoga tidak turun semangat, caleg tetap bergerak," tutur dia.

Atas penangkapan Romahurmuziy, Ade Yasin menginstruksikan kader PPP agar tetap solid, bersemangat, dan terus melakukan konsolodasi raih simpati masyarakat.

"Kami serukan kepada struktur partai dan caleg untuk tetap terus berdoa, berikhtiar, dan berkonsolidasi untuk pileg dan pilpres 2019.  tak mengendurkan (kerja) kader dan caleg dalam rangka menghadapi pileg dan pilpres 2019. Kepercayaan masyarakat berjuang dengan kami, kami berjuang untuk masyarakat di Jawa Barat," kata Ade Yasin.

Dia meminta masyarakat untuk memandang kasus tersebut dengan bijak. Kepada kader PPP, Ade Yasin meminta agar kegiatan kepartaian berjalan seperti biasa.

"Sikapi secara bijak, harapan masyarakat Jabar, PPP tetap merupakan partai koridor bagaimana kami memperjuangkan umat, semua dapat mengerti, " ucap dia.***

Bagikan: