Pikiran Rakyat
USD Jual 14.328,00 Beli 14.028,00 | Umumnya berawan, 25.6 ° C

Pemilih Pemula pada Pemilu 2019 di Kabupaten Bandung Barat sebanyak 4.202 Orang

Hendro Susilo Husodo
BUPATI Majalengka Karna Sobahi serta Wakil Bupati Majalengka Tarsono D Mardiana, Dandim, serta Kapolres melepas balon aneka warna sebagai penanda dimulainya sosialsiasi pemilu bagi pemilih pemula dan komunitas, di lapangan Pasar Lawas Majalengka,  Minggu 3 Maret 2019.*/TATI PURNAWATI/KABAR CIREBON
BUPATI Majalengka Karna Sobahi serta Wakil Bupati Majalengka Tarsono D Mardiana, Dandim, serta Kapolres melepas balon aneka warna sebagai penanda dimulainya sosialsiasi pemilu bagi pemilih pemula dan komunitas, di lapangan Pasar Lawas Majalengka, Minggu 3 Maret 2019.*/TATI PURNAWATI/KABAR CIREBON

NGAMPRAH, (PR).- Pada Pemilu 2019 ini, pemilih pemula di Kabupaten Bandung Barat yang berusia 17 tahun mulai 1 Januari sampai 17 April 2019 berjumlah 4.202 orang. Di antara jumlah tersebut, sebanyak 25 orang akan berusia 17 tahun pada hari pencoblosan, 17 April mendatang.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bandung Barat Wahyu Diguna saat ditemui di kantornya, Ngamprah. Dia mengatakan, Disdukcapil akan mengupayakan agar para pemilih pemula tersebut dapat memiliki KTP elektronik pada hari pencoblosan.

"Pemilih pemula yang berusia 17 tahun dari 1 Januari sampai 17 April itu jumlahnya ada 4.202 orang. Dari jumlah itu, yang sudah melakukan perekaman e-KTP ialah sebanyak 880 orang. Kami masih terus mengejar perekaman buat pemilih pemula," katanya. 

Di antara 880 pemilih pemula yang sudah melakukan perekaman itu, sebanyak 694 orang di antaranya sudah dilakukan pencetakan e-KTP dan sudah diberikan fisiknya. Sebanyak 47 orang lagi sudah masuk dalam daftar print ready record (PRR) atau siap cetak, dan 136 orang lagi berada di SFE (sent for enrollment) atau proses penunggalan data di pemerintah pusat. Namun, dari 880 orang itu juga terdapat tiga orang yang gagal rekam. 

Wahyu menyatakan, Disdukcapil Kabupaten Bandung Barat juga akan memprioritaskan 25 orang yang pada hari pencoblosan berusia 17 tahun dengan melakukan perekaman e-KTP terlebih dulu. "Jadi, kami akan jemput bola, buat perekamannya dilakukan lebih dulu, sehingga pas 17 April itu mereka sudah punya fisik e-KTP dan bisa menggunakan hak pilihnya," ucapnya.***

Bagikan: