Pikiran Rakyat
USD Jual 14.328,00 Beli 14.028,00 | Umumnya berawan, 25.6 ° C

Lahan Tidur di KBU Dijadikan Hutan Kota

Retno Heriyanto
KAWASAN Bandung Utara.*/DOK. PR
KAWASAN Bandung Utara.*/DOK. PR

BANDUNG, (PR).- Puluhan hektare aset tanah milik pemerintah di Kawasan Bandung Utara (KBU) kondisinya memprihatinkan, sehingga perlu penanganan serius. Masyarakat Kecamatan Ujungberung berupaya untuk memberikan kontribusi penyelamatan lingkungan kawasan Bandung Utara dengan menjadikan lahan tidur menjadi Kawasan Hutan Kota.

”Bila melihat langsung kondisi lahan-lahan yang merupakan aset pemerintah provinsi, Kota Bandung, ataupun Kabupaten Bandung, cukup memprihatinkan. Mungkin karena pemerintah tidak memiliki kepedulian terhadap aset miliknya di KBU, maka kepedulian masyarakat juga tidak ada,” ujar Sutrisna, Pembina Komunitas Pelestari Alam dan Budaya Berbasis Lingkungan (KPAB2L) Walagri, ketika ditemui di Pendopo Ujungberung Bandung, Kamis, 14 Maret 2019. 

Kerusakan yang terjadi di wilayah KBU, menurut Sutrisna, terutama akibat alih fungsi. ”Permasalahan yang terjadi di KBU multidimensi, bukan ha­nya masalah alih fungsi tanah, tapi juga menyangkut persoalan lainnya,” ujarnya.

Meskipun demikian, pihaknya bersama unsur kewilayahan secara rutin sejak tahun 2015 mengadakan berbagai kegiatan penanganan lingkungan berbasis budaya. Namun, upaya tersebut tidak akan ada artinya bila pemerintah sendiri tidak memiliki komitmen kuat dengan merumuskan langkah terpadu, sistematis, dan terarah untuk penanganan KBU.

Hutan kota Ujungberung

Sementara itu, Camat Cibiru Taufik menegaskan, untuk mendukung upaya yang dilakukan masyarakat dalam menyelamatkan KBU di wilayahnya, lahan seluas 2 hektare lebih di kawasan Kelurahan Pasirwangi yang berbatasan dengan wilayah Kecamatan Cilengkrang Kabupaten Bandung telah dibebaskan.

”Saat ini pemerintah (Kota Bandung) di Ujungberung baru mampu membebaskan lahan seluas 2 hektare lebih yang diperuntukan Kawasan Hutan Kota Ujungberung,” ujarnya.

Hutan Kota Ujungberung tersebut, menurut Taufik, secara bersama-sama dikelola oleh pemerintah, Muspika, dengan masyarakat di wilayah Ujungberung, khususnya generasi muda. 

Terakhir pada Sabtu, 9 Maret 2019 dan Minggu, 10 Maret 2019 lalu, dilakukan penanaman pohon di kawasan tanah eks Grantex, Curug Cilengkrang, Kampung Candid, dan Padepokan Kaulinan Pasir Kunci. Selain tanaman keras, juga ditanam, pohon produktif.***

Bagikan: