Pikiran Rakyat
USD Jual 14.286,00 Beli 13.986,00 | Umumnya berawan, 22 ° C

KBRI Malaysia Terus Kawal Penyelidikan Kasus Mutilasi hingga Tuntas

Handri Handriansyah
KELUARGA almarhum Ujang Nuryanto korban mutilasi yang ditemukan di sungai Buloh, Selangor, Malaysia didampingi perwakilan dari KBRI Malaysia beserta warga, mengikuti prosesi pemakaman korban di Kampung Bauan, Desa Bojong Malaka, Baleendah, Kabupaten Bandung. Rabu, 13 Maret 2019. Pihak KBRI di Malaysia berhasil memulangkan jenazah korban mutilasi yang terjadi beberapa waktu lalu ke kediaman keluarga korban.*/ADE MAMAD/PR
KELUARGA almarhum Ujang Nuryanto korban mutilasi yang ditemukan di sungai Buloh, Selangor, Malaysia didampingi perwakilan dari KBRI Malaysia beserta warga, mengikuti prosesi pemakaman korban di Kampung Bauan, Desa Bojong Malaka, Baleendah, Kabupaten Bandung. Rabu, 13 Maret 2019. Pihak KBRI di Malaysia berhasil memulangkan jenazah korban mutilasi yang terjadi beberapa waktu lalu ke kediaman keluarga korban.*/ADE MAMAD/PR

SOREANG, (PR).- Sekretaris Pertama Konsuler di KBRI Kuala Lumpur Shabda Thian mengatakan, pihaknya terus mengawal penyelidikan kasus pembunuhan yang menimpa Nuryanto dan Ai Munawaroh. "Kita akan terus mengawal penyelidikan kasus ini," ucapnya, Rabu, 13 Maret 2019.

Meskipun demikian, Thian menegaskan bahwa semua pihak harus memberikan kepercayaan penuh kepada kepolisian Malaysia. Sejak awal penemuan jenazah, mereka tak henti melakukan penyelidikan termasuk identifikasi jenazah yang tidak dalam kondisi tubuh lengkap.

"Kepolisian Malaysia dan Indonesia terus bekerjasama, termasuk saat identifikasi melalui tes DNA dan sidik jari. Kita harapkan kerjasama tersebut bisa segera mengungkap kasus ini dan membawa pelakunya ke hadapan hukum," tutur Thian.

Thian menambahkan, Abbas dan Iqbal sebelumnya diamankan karena diduga menjadi orang-orang terakhir yang bertemu korban di Malaysia. Namun setelah diperiksa, tak satupun bukti yang menunjukan keterlibatan mereka terhadap tindak pembunuhan terhadap korban.

Kini, Thian berharap semua pihak terutama keluarga bisa bersabar karena penyelidikan masih terus berlanjut. Namun sama seperti Hermawan, Thian enggan mengungkapkan jumlah dan identitas terduga yang saat ini masih diperiksa polisi Malaysia.***

Bagikan: