Pikiran Rakyat
USD Jual 14.286,00 Beli 13.986,00 | Umumnya berawan, 22 ° C

Jenazah Korban Mutilasi di Malaysia Dimakamkan di Kampung Ciodeng

Handri Handriansyah
KELUARGA almarhum Ujang Nuryanto korban mutilasi yang ditemukan di sungai Buloh, Selangor, Malaysia didampingi perwakilan dari KBRI Malaysia beserta warga, mengikuti prosesi pemakaman korban di Kampung Bauan, Desa Bojong Malaka, Baleendah, Kabupaten Bandung. Rabu, 13 Maret 2019.*/ADE MAMAD/PR
KELUARGA almarhum Ujang Nuryanto korban mutilasi yang ditemukan di sungai Buloh, Selangor, Malaysia didampingi perwakilan dari KBRI Malaysia beserta warga, mengikuti prosesi pemakaman korban di Kampung Bauan, Desa Bojong Malaka, Baleendah, Kabupaten Bandung. Rabu, 13 Maret 2019.*/ADE MAMAD/PR

SOREANG, (PR).- Jenazah korban mutilasi di Malaysia, Nuryanto (37) akhirnya tiba di kediamannya di Kampung Ciodeng, Desa Bojongmalaka, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Rabu, 13 Maret 2019 sore. Selain oleh keluarga, jenazah pengusaha kain yang datang menggunakan ambulance setelah mendarat di Jakarta Rabu pagi itu juga disambut warga yang melayat.

Dalam peti berbalut kain putih dilapisi plastik pelindung, jenazah Nuryanto kemudian diusung oleh warga yang beramai-ramai membantu keluarganya ke dalam rumah duka. Sementara istri Nuryanto Meli Rahmawati (33) yang sebelumnya mencoba tegar, tak lagi kuasa menahan tangis menyambut kedatangan jenazah suami tercintanya itu.

Bahkan saat menerima sejumlah pelayat di dalam rumahnya, Meli sempat tak sadarkan diri. Tubuhnya tiba-tiba saja ambruk dan terkapar di tengah kerumunan pelayat.

Tak menunggu lama disemayamkan, jenazah Nuryanto pun kemudian langsung dimakamkan sekitar pukul 16.20 WIB. Jenazah dimakamkan di pemakaman keluarga yang tak jauh dari kediamannya.

Kuasa hukum keluarga Nuryanto, Hermawan pun akhirnya mewakili seluruh anggota keluarga untuk meminta maaf kepada semua pihak jika ada kesalahan yang pernah dilakukan oleh almarhum. "Kepada relasi-relasi almarhum, mohon maaf pihak keluarga saat ini tidak bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan," ujarnya.

Masih seperti sebelumnya, Hermawan pun menegaskan bahwa sampai saat ini proses hukum penyelidikan kasus pembunuhan terhadap kliennya itu belum memunculkan perkembangan berarti. Dua orang rekan bisnis Nuryanto yang sebelumnya diamankan, Abbas dan Iqbal sudah dibebaskan karena tidak ditemukan data dan bukti keterlibatan mereka dalam pembunuhan keji itu.

Meskipun demikian, Hermawan membenarkan bahwa masih ada beberapa terduga yang masih diperiksa oleh kepolisian Malaysia. Namun identitas para terduga tersebut masih belum bisa dipublikasikan demi kepentingan penyelidikan.***

Bagikan: