Pikiran Rakyat
USD Jual 14.032,00 Beli 14.130,00 | Umumnya berawan, 30.1 ° C

Bonek Berkeliaran di Kota Bandung

Tim Pikiran Rakyat
BONEK.*/ANTARA
BONEK.*/ANTARA

BANDUNG, (PR).- Bonek yang berkeliaran di Kota Bandung ditertibkan Satpol PP. Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Satpol PP Kota Bandung, Taspen Efendi menjelaskan, pendukung Persebaya tersebut dikumpulkan di Stadion SIDOLIG, Jalan Ahmad Yani sejak beberapa hari lalu.

Babak penyisihan grup A Piala Presiden 2019 yang mempertemukan Persib Bandung kontra Persebaya menjadi daya tarik bagi pendukung Persebaya, yakni bonek. Sejak pembukaan Piala Presiden pada Sabtu 2 Maret 2019 lalu, bonek telah datang memadati Kota maupun Kabupaten Bandung.

"Memang setelah pertandingan (Persib vs PS Tira Persikabo), banyak bonek yang berkumpul dan tiduran di masjid Agung, Masjid Raya Jawa Barat, Alun-alun, Depan Pendopo, dan Jalan Asia afrika. Jadi, saya diinstruksikan oleh Wali Kota untuk menarik mereka supaya dibawa ke SIDOLIG," kata Taspen saat on air di Radio PRFM, Selasa 5 Februari 2019.

Taspen mengatakan, Satpol PP tidak henti-hentinya untuk melakukan penertiban bagi bonek yang berkeliaran di Kota Bandung. Pasalnya, banyak bonek yang telah dipindahkan ke SIDOLIG tetapi kembali berkeliaran.

"Setelah kami bawa beberapa kali, kita tertibkan, ternyata saat kendaraan belum sampai ke SIDOLIG, (bonek) yang lainnya sudah berangkat lagi ke Jalan Kosambi lewat Alun-alun," ujarnya sebagaimana dilaporkan pewarta Prfmnews Haidar Syahid Rais.

Menurut Taspen, Satpol PP telah melakukan koordinasi dengan panitia penyelenggara Persib, Budi Bram Rachman untuk mencari solusi terkait suporter yang berkeliaran ini. Hasilnya, panitia pelaksana Persib Selasa 5 Maret 2019 ini akan merapatkan laporan tersebut.

"Mereka itu (bonek) tergabung dalam beberapa kelompok. Tadi saya komunikasi dengan Budi Bram, Panpel Persib hari ini baru mau membahasnya. Hasilnya akan diberikan kepada Satpol PP," katanya.

Taspen mengatakan, bonek yang ada di Kota Bandung berusia belasan tahun atau seusia SMP/SMA. Selain itu, Taspen menegaskan bahwa jika bonek yang hadir di Kota Bandung telah meresahkan dan mengganggu ketertiban, Satpol PP akan menindak tegas pelanggaran tersebut.

"Ada beberapa laporan dari masyarakat, mereka (bonek) mengamen. Tapi pada prinsipnya kalau mereka mengganggu ketertiban, kami akan menindak tegas. Sekarang dalam pengawasan Satpol PP. Nanti kalau ada keluhan masyarakat yang sifatnya mengganggu, otomatis kami akan tertibkan," kata Taspen.***

Bagikan: