Pikiran Rakyat
USD Jual 13.896,00 Beli 13.994,00 | Sebagian berawan, 18.8 ° C

Pemerintah Pusat Kucurkan Rp 13,5 M untuk Membangun GOR di KBB

Cecep Wijaya Sari
ILUSTRASI Dana Alokasi Khusus.*/net
ILUSTRASI Dana Alokasi Khusus.*/net

NGAMPRAH, (PR).- Pemerintah Kabupaten Bandung Barat tahun ini mendapatkan Dana Alokasi Khusus sebesar Rp 13,5 miliar dari pemerintah pusat. Dana tersebut ditujukan untuk pembangunan gedung olah raga di Kecamatan Batujajar.

Rencananya, GOR tersebut diperuntukkan bagi olah raga beladiri, tetapi bisa juga digunakan untuk berbagai olah raga lainnya. "Dananya sudah masuk ke kas daerah. Sekarang sedang kami persiapkan DED (detail engineering design) dan kemudian baru dilelangkan. Targetnya, pembangunan beres tahun ini," ujar Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga KBB Ade Sudiana, Jumat 22 Februari 2019.

Dia mengungkapkan, GOR tersebut akan dibangun di atas lahan seluas 4.000 meter persegi di Batujajar. Lahan tersebut merupakan hibah dari warga setempat yang memiliki kecintaan terhadap pengembangan olah raga di Bandung Barat.

"Lahan tersebut sudah diserahterimakan kepada Bupati Bandung Barat. Dan sekarang, sedang proses balik nama dari warga yang menghibahkan menjadi milik Pemkab Bandung Barat," tuturnya.

Jika sudah terwujud, GOR tersebut bakal menjadi sarana olah raga pertama di dalam ruangan. Sejauh ini, sarana olah raga yang ada di Bandung Barat masih berupa arena luarruang, seperti untuk olah raga ski air, panjat tebing, gantole, dan balap sepeda.

"Meski awalnya GOR ini untuk olah raga beladiri, tidak menutup kemungkinan untuk bisa digunakan juga oleh cabang olah raga lain, seperti bola voli," ujarnya seraya menambahkan, GOR tersebut rencananya akan dibangun setinggi 12,5 meter.

Dia menambahkan, pembangunan sarana olah raga tersebut juga merupakan persiapan KBB menjadi salah satu tuan rumah pada Pekan Olah Raga Jawa Barat tahun 2022 nanti. Rencananya, akan ada 21 cabang olah raga yang digelar di Bandung Barat.

Selain itu, pihaknya juga tengah mempersiapkan DED untuk pembangunan stadion di Cipatat. Targetnya, pembangunan stadion seluas 40 hektare itu bisa terealisasi pada 2021.

"Pembangunan stadion akan mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat sebesar Rp 150 miliar. Kami sedang persiapkan proposal untuk pembangunan stadion ini," ujarnya.***

Bagikan: