Pikiran Rakyat
USD Jual 14.286,00 Beli 13.986,00 | Umumnya berawan, 22 ° C

Suami Inneke Koesherawati, Fahmi Darmawansyah Dituntut 5 Tahun Penjara

Yedi Supriadi
WARGA binaan Lapas Sukamiskin yang juga terdakwa kasus suap kepada mantan Kalapas Sukamiskin Wahid Husen, Fahmi Darmawansyah menjalani sidang perdana di PN Bandung, Jawa Barat, Rabu, 12 Desember 2018. Dalam surat dakwaan yang dibacakan Jaksa dari KPK, Fahmi Darmawansyah memberikan mobil Double Cabin 4x4 merek Mitsubishi Triton, sejumlah barang-barang, dan uang Rp39,5 juta kepada Wahid Husein.*/ANTARA
WARGA binaan Lapas Sukamiskin yang juga terdakwa kasus suap kepada mantan Kalapas Sukamiskin Wahid Husen, Fahmi Darmawansyah menjalani sidang perdana di PN Bandung, Jawa Barat, Rabu, 12 Desember 2018. Dalam surat dakwaan yang dibacakan Jaksa dari KPK, Fahmi Darmawansyah memberikan mobil Double Cabin 4x4 merek Mitsubishi Triton, sejumlah barang-barang, dan uang Rp39,5 juta kepada Wahid Husein.*/ANTARA

BANDUNG, (PR).- Fahmi Darmawansyah, Suami artis Inneke Koesherawaty dituntut selama lima tahun penjara. Jaksa KPK menyatakan Fahmi telah terbukti menyuap Kalapas Sukamiskin Wahid Husen sehingga memuluskan dirinya pelesiran keluar lapas dan jual beli kamar lapas.

Fahmi dinyatakan bersalah sebagaimana diatur dalam pasal 5 ayat 1 Undang - Undang RI nomor 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP jo pasal 65 ayat 1 KUHP.

“Bahwa dakwaan primer telah dapat dibuktikan secara hukum. Menjatuh 5 tahun denda Rp200 juta subsider enam bulan,” ujar Jalsa Roy Riadi di Pengadilan Tipokor Bandung jalan LLRE Martadinata Kota Bandung Jawa Barat, Rabu, 20 Februari 2019.

Dalam pertimbangannya, untuk hal memberatkan terdakwa mengulangi perbuatannya telah melakukan tindak pidana suap. Sedangkan Hal meringankan, terdakwa memiliki tanggungan istri dan anak.

Jaksa Takdir Suhan menambahkan, tindak pidana suap Fahmi kepada mantan Kalapas Sukamiskin Wahid Husein dapat dibuktikan dengan pembuktian dari keterangan saksi dan alat bukti percakapan.

“Telah dapat dibuktikan bahwa telah memberikan mobil kepada Kalapas Sukamiskin Wahid Husein dan telah diterima langsung oleh Wahid Husein. Dengan demikian telah terjadi pemberian melalui perantara, dalam persidangan dapat dibuktikan pula telah memberikan sepasang sepatu dan beberapa uang,” katanya.

TERDAKWA Fahmi Darmawansyah (tengah) saat  menjalani sidang perkara suap Kalapas Sukamiskin, Wahid Husein di Pengadilan Tipikor Bandung, Jalan L.L.R.E Martadinata, Kota Bandung, Rabu 23 Januari 2019. Dalam sidang tersebut majelis hakim mengagendakan mendengarkan keterangan saksi Wahid Husein./ARMIN ABDUL JABBAR/PR

Seperti diketahui, Suami selebritis Inneke Koesherawati, Fahmi Darmawansyah didakwa menyuap Wahid Husen agar dirinya mendapatkan fasilitas mewah kamar tahanan. Fahmi, merupakan narapidana yang menjalani masa hukuman di Sukamiskin atas kasus suap di Badan Keamanan Laut (Bakamla) selama 2 (dua) tahun 8 (delapan) bulan sejak bulan Juni 2017 berdasarkan putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negari Jakarta Pusat.

Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kresno Antowibowo menjelaskan, Fahmi yang dibantu oleh terdakwa lainnya yaitu Andri Rahmat yang didakwa terpisah melakakuan tindak pidana suap untuk kebutuhan dirinya di Lapas sejak April sampai dengan Juli 2018.

“Terdakwa memberikan satu unit mobil double cabin atau senilai Rp427 juta,” ujar Kresna di ruang 1 Pengadilan Negeri Kelas 1A Khusus Bandung jalan LLRE Martadinata Kota Bandung, Kamis 12 Desember 2018. 

Selain mobil, Fahmi juga memberikan barang-barang mewah kepada Wahid Husein berupa satu pasang sepatu booth, sendal bermerk Kenzo, satu tas Clutch Bag merk Louis Vuitton dan uang tunai dengan total keseluruhan mencapai Rp39,5 juta.

Jaksa menjelaskan, Fahmi yang ditempatkan di kamar tahanan nomor 11 blok Timur, mendapat fasilitas jaringan TV kabel, AC, Lemari es kecil, tempat tidur spring bed, furniture dan dekorasi interior Hight Pressure Laminated (HPL).***

Bagikan: