Pikiran Rakyat
USD Jual 14.286,00 Beli 13.986,00 | Umumnya berawan, 22 ° C

Soal Pembangunan Taman, Kepala SMPN 2 Bandung Diperiksa Satgas Saber Pungli

Mochammad Iqbal Maulud
Ilustrasi/FIAN/PR
Ilustrasi/FIAN/PR

BANDUNG, (PR).- Kepala SMPN 2 Kota Bandung diamankan oleh Satgas Saber Pungli ‎Provinsi Jabar. Kepsek diamankan bersama dua stafnya di jajaran tata usaha salah satu SMP favorit di Kota Bandung tersebut.

Kepala Tim Satgas Saber Pungli Provinsi Jabar, Ajun Komisaris Besar Basman Saleh, membenarkan hal ini. Menurutnya penangkapan dilakukan pada Siang hari pada Senin 18 Februari 2019, di SMPN 2 Bandung, Jalan Sumatra Kota Bandung.

"Kami telah melakukan penindakan terkait kepala sekolah SMPN 2 Bandung bersama staf biasa dan satu orang lagi staf tata usaha. Mereka ditangkap dikarenakan dugaan pungutan liar di sekolah tersebut untuk pembangunan taman sekolah," ucapnya dalam keterangan tertulis.

Menurut Basman, Satgas Saber Pungli Provinsi Jawa Barat telah mengamankan Kepsek SMPN 2 Bandung tersebut bersama sejumlah barang bukti. Di antaranya uang dari hasil pungutan liar tersebut sebesar Rp ‎500.000 dan sejumlah dokumen.

"Karena lokasinya berada di Kota Bandung maka kami serahkan ke Unit Pemberantasan Pungli Saber Pungli di Kota Bandung," ucapnya menambahkan.

Dugaan pungli di SMPN 2 Bandung, inspektorat belum angkat bicara

Sementara itu UPP Saber Pungli Kota Bandung belum bisa memberikan keterangan terkait hal tersebut. Meski demikian pihak UPP ‎berjanji akan memberikan keterangan setelah kelengkapan data dimiliki oleh instansi tersebut.

"Bukan wewenang saya untuk memberikan pernyataan, saya masih menunggu pimpinan untuk memberikan pernyataan resmi," kata Eva salah satu staf dari Inspektorat Kota Bandung, yang juga merupakan anggota UPP Saber Pungli Kota Bandung.

Informasi yang didapat PR di lapangan kini kepala sekolah SMPN 2 Bandung dan dua staf nya tersebut sedang diperiksa di Polrestabes Bandung. Sementara pihak SMP Negeri 2 Bandung pun belum bisa dimintai keterangan terkait penangkapan ini.***

Bagikan: