Pikiran Rakyat
USD Jual 14.328,00 Beli 14.028,00 | Sebagian cerah, 25.4 ° C

Lelang Jabatan, Ridwan Kamil Sebut SDM Pemprov Jabar Andal dan Memadai

Novianti Nurulliah
GUBERNUR Jawa Barat, Ridwan Kamil, bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada Peringatan Hari Ibu Nasional Tahun 2018 Tingkat Provinsi Jawa Barat, di Halaman Depan Gedung Sate Bandung, Sabtu 22 Desember 2018.*/DOK. HUMAS PEMPROV JABAR
GUBERNUR Jawa Barat, Ridwan Kamil, bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada Peringatan Hari Ibu Nasional Tahun 2018 Tingkat Provinsi Jawa Barat, di Halaman Depan Gedung Sate Bandung, Sabtu 22 Desember 2018.*/DOK. HUMAS PEMPROV JABAR

BANDUNG,(PR).- Dalam waktu dua atau tiga hari kedepan Gubernur Jawa Barat akan mengumumkan 14 nama hasil seleksi lelang terbuka  jabatan pimpinan tinggi (JPT) pratama Pemerintah Provinsi Jawa Barat 2019. Gubernur Jawa Barat Mochamad Ridwan Kamil memastikan sebagian besar pejabat pilihannya itu berasal dari kalangan internal Pemprov Jabar.

Adapun ke-14 nama yang akan segera diumumkan gubernur yaitu untuk posisi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang, Kepala Dinas Sumber Daya Air, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Biro Hukum dan Hak Asasi Manusia Sekretariat Daerah, Kepala Biro Pelayanan dan Pengembangan Sosial Sekretariat Daerah, Kepala Biro Humas dan Protokol Sekretariat Daerah, Kepala Biro Umum Sekretariat Daerah, dan Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah. 

"Sudah hampir selesai 3 besar sudah diwawancara, data dari KPK, BIN, dan PPATK sudah masuk. Mungkin dalam 2 3 hari ini akan dimumumkan," ucap dia ketika di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin 18 Februari 2019.

Ridwan menuturkan,ke-14 nama pejabat esselon II itu didominasi nama-nama dari internal pemerintah Provinsi Jabar. Ridwan menyebut sepuluh di antaranya merupakan PNS Pemprov. Sementara empat pejabr lainnya ada yang dari pemerintah kota/kabupaten di Jabar dan luar provinsi Jabar.

"Tapi boleh saya sampaikan, dari 14 itu, kalau tidak salah 10 nya adalah internal, dari pemprov, 4 dari luar, kira-kira begitu. Ada dari luar daerah dalam provinsi, ada dari luar daerah luar provinsi. Tapi mayoritas tetap internal. Hal itu menandakan SDM provinsi sangat memadai untuk mengisi secara objektif jabatan yang kami butuhkan," tutur dia.

Selain itu, kata Ridwan dari sisi proporsinya, 65 persen pejabat itu laki-laki dan 35 persen gender perempuan.

Dia menambahkan untuk posisi Kepala  Dinas Kesehatan belum bisa diumumkan karena ada kendala. Untuk diketahui, jumlah pelamar untuk posisi Kadinkes kurang dari kuota. "Tadinya kan 15 (pejabat) jadi 14 (pejabat)," ucap dia.

Sebelumnya, Seleksi terbuka yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa  Barat diharapkan PNS Pemprov Jabar lebih diprioritaskan untuk mengisi 15 jabatan pimpinan tinggi pratama. Pengetahuan program pemerintah, kapasitas dan kapabilitas menjadi latar belakang yang kuat agar panitia seleksi mempertimbangkan hal itu. 

Banyak esselon mumpuni

Anggota Komisi I DPRD Jabar Didin Supriadin mengatakan, saat ini banyak esselon 3 yang mumpuni dan sudah berpengalaman. Sebenernya tanpa lelang jabatan, mereka bisa melalui tahapan promosi. Meski akhirnya merka harus tetap mengikuti seleksi, mereka harus diprioritaskan dalam hal peluang maupun kesempatan. 

"Lelang boleh tapi berilah kesempatan internal itu lebih penting. Esselon 3 banyak, esselon 2 pun banyak yang belum pensiun," ujar Didin belum lama ini.

Didin mengingatkan, jangan sampai lelang jabatan sebagai alat untuk memaksakan kehendak yang diinginkan oleh pihak tertentu. Misalnya dengan membawa pejabat-pejabat dari luar pemprov untuk mengisi posisi esselon 2 tersebut. 

"Ya memang sah-sah saja. Tap lelang jabatan jangan dijadikan alat untuk bawa pejabat yang ada kaitannya dengan pihak yang ingin membawa mereka ke Pemprov," ujar dia. ***

Bagikan: