Pikiran Rakyat
USD Jual 14.603,00 Beli 14.303,00 | Sebagian cerah, 28 ° C

Jabar Bergerak, Ketika Berbagai Elemen Berkumpul dalam Misi Kerelawanan

Novianti Nurulliah
NOVIANTI NURULLIAH/PR
NOVIANTI NURULLIAH/PR

BANDUNG, (PR).- Selain Jabar Quick Response yang menjadi jembatan pertolongan kedaruratan masyarakat Jawa Barat, kini ada gebrakan baru yang didirikan oleh relawan se Jawa Barat dengan judul Jabar Bergerak. Sebuah perkumpulan yang Iahir dari kepedulian masyarakat dalam membangun Jawa Barat yang juara Iahir dan bathinnya. 

Adapun komponen yang ada dalam tubuh Jabar Bergerak ini terdiri dari unsur komunitas, aktivis, praktisi, pengusaha, akademisi, hingga unsur kerelawanan yang mencintai dan mendukung terwujudnya Jabar Juara Lahir Batin. 

"Banyak yang ingin berbuat baik tapi tidak ada komunitasnya,  makanya ada Jabar Bergerak, yang berjalan secara  mandiri, ada sponsor sendiri. Ini seperti JQR tapi versi masyarakat. Bu Atalia sebagai ketua. Kemarin mereka bantu ke Palu, Lombok," ujar Gubernur Jawa Barat Mochmad Ridwan Kamil usai mengukuhkan pengrus dan anggota Jabar Bergerak di Gedung Pakuan,  Jalan Oto Iskandardinata,  Kota Bandung,  Senin 18 Februari 2019. 

Kepada Jabar Bergerak, Ridwan pun menitipkan isu yang perlu didukung. Yaitu pengentasan kemiskinan dan juga masalah bencana alam yang jumlahnya bisa mencapai 1.500 kasus per tahunnya di Jabar. "Bencana rutin di Jabar bisa fokus di sana, pada saat birokrasi panjang," ujar dia.

Dia menambahkan, Jabar Bergerak merupakan perkumpulan orang bak dan mandiri karena kegiatan mereka sama sekali tidak menggunakan APBD maupun anggaran pemerintah lainnya. Ridwan pun meminta, Jabar Bergerak harus tetap berlanjut dan berkesinambungan.

"Karena sebaik baiknya manusia adalah yang selalu bermanfaat untuk masyarakat. Selama punya niat,  pintunya banyak. Tidak musti sumbang harta, kebaikan jangan dibatasi," ucap dia.

Sementara itu, Ketua Harian Jabar Bergerak Tatan Ahmad Santana mengatakan, Jabar Bergerak adalah sebuah rumah besar yang diiisi orang baik yang ingin berbagi kepada masyarakat.

"Misi kami sama-sama hadir mendirikan Jabar juara lahir bathin. Ini bentuk sifat organisasi kami,  non pemerintah non afiliasi dengan partai manapun. Rumah besar masyarakat untuk ekspresikan rasa cinta kepada Jabar," kata dia.

Perkumpulan tersebut lanjut dia merupakan organisasi yang terbuka bagi siapapun. "Ini perkumpulan diketuai guru ngaji, anggotanya ada pendeta, pendeta konghucu, semua elemen hadir karena kita punya komitmen," kata dia.

Dalam organisasi Jabar Bergerak ini, terdapat 5 (Lima) Bidang, dimana masing-masing ketua bidang dikukuhkan langsung oleh Gubernur Jawa Barat, yaitu Ridwan Rustandi bidang Keagamaan, Nandi Supriyadi Bidang Pendidikan, Zaini Alif Bidang Pariwisata, Kuliner dan Budaya, Ricka Ratna Sartika Bidang Sosial, serta Siska Gerfianti bidang Kesehatan dan Lingkungan. 

"Visi pertama soal keagamaan, kami ingin masyarakat yang lebih toleransi, memahami bahwa kita ditakdirkan berbeda, visi kedua, masyarakat terbuka dengan ilmu dan perkembangan zaman, visi ketiga bentuk masyarakat yang penuh kasih dan peduli, visi keempat bentuk masyarakat yang menghidupkan warisan budaya silih asah asuh silih asih silih wangikeun, dan visi kelima bentuk masyarakat dan lingkungan yang sehat," tutur dia.

Saat ditanya oleh media terkait biaya operasional Jabar Bergerak, Tatan menjelaskan, kegiatan mereka independen. "Sumber pembiaayaan Jabar Bergerak tidak tergantung dari APBD provinsi Jawa Barat. Tapi dari hasil udunan para pihak di wilayah Jawa Barat, yang peduli atas pentingnya kolaborasi demi Jabar yang Juara. Kami semua statusnya re|awan. Relawan bisa berupa apapun. Bisa tenaga, waktu, pemikiran, ataupun biaya," ucap dia.

Dengan dikukuhkan Jabar Bergerak tersebut, menandai resmi dimulainya pergerakan Jabar Bergerak dalam menjalankan fungsi kelima bidangnya. 

Pengurus dan anggota Jabar Bergerak ini langsung dikukuhkan oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Organisasi ini diharapkan dapat berjalan beriringan bersama Pemprov Jawa Barat untuk saling mengisi peran-peran kebaikan yang ada di Jawa Barat. ***

Bagikan: