Pikiran Rakyat
USD Jual 14.603,00 Beli 14.303,00 | Sebagian cerah, 28.8 ° C

Tertangkap Basah Bobol Mobil di Lengkong, Residivis Ditembak Mati karena Melawan

Mochammad Iqbal Maulud
MAYAT pelaku pecah kaca yang ditembak mati oleh Jajaran Satreskrim Polrestabes Bandung dan Unit Reskrim Polsekta Lengkong di RS Sartika Asih, Jalan Moh Toha, Kota Bandung pada Jumat 15 Februari 2019.* MOCHAMMAD IQBAL MAULUD/PR
MAYAT pelaku pecah kaca yang ditembak mati oleh Jajaran Satreskrim Polrestabes Bandung dan Unit Reskrim Polsekta Lengkong di RS Sartika Asih, Jalan Moh Toha, Kota Bandung pada Jumat 15 Februari 2019.* MOCHAMMAD IQBAL MAULUD/PR

BANDUNG, (PR).- Jajaran Satreskirm Polrestabes Bandung bersama Unit Reskrim Polsekta Lengkong, menembak mati seorang pelaku pencurian pada Jumat, 15 Februari dini hari, sekira pukul 01.00 WIB. Kejadian berlangsung di Jalan Melong, Kelurahan Cikawao, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung.

Pelaku ‎yang ditembak atas nama Saiwan (44) warga Palembang yang tinggal di Lampung. Saiwan merupakan jaringan pencurian dan perampokan yang telah lama diincar oleh pihak kepolisian. Khususnya kepolisian dari Polrestabes Bandung.

"Pelaku merupakan residivis yang telah lama masuk DPO. Kebetulan saat melakukan aksinya kali ini, pelaku tertangkap tangan. Karena saat itu ada operasi kring serse di lokasi tersebut dan anggota melihat pelaku yang jumlahnya dua orang," kata Kasatreskrim Polrestabes Bandung, Ajun Komisaris Besar Muhammad Rifa'i, di Rumah Sakit Sartika Asih, di Jalan Mohammad Toha, Kota Bandung.

Pelaku yang satu, lanjut Rifa'i berhasil melarikan diri, sementara Saiwan malah berusaha melawan. "Tim kami sudah melakukan tembakan peringatan pada pelaku, hanya saja pelaku mencoba melawan. Karenanya kami terpaksa menembak pelaku, akibatnya pelaku tewas di tempat," katanya yang didampingi Wakasatreskrim, Komisaris Suparma, Kapolsekta Lengkong Komisaris Ari Purwantono dan Kanit Reskrim Polsekta Lengkong, Ajun Komisaris Silvanus William Rompas.

Pelaku tertangkap tangan saat mencoba melakukan aksi pencurian bermodus pecah kaca di sebuah mobil jenis Suzuki Ertiga berwarna hitam. Pada mobil tersebut terdapat sebuah tas yang berisi berbagai macam barang berharga, seperti perhiasan dan ponsel.

"Tas sudah dikembalikan kepada pemilik. Sementara mobil akan kami pinjam sebentar sebagai barang bukti untuk penyesuaian administrasi.‎ Sementara bagian kaca yang dipecahkan ada pada kaca bangian tengah bagian kiri," ucapnya.

Menurut Rifa'i wilayah hukum Polsekta Lengkong adalah salah satu daerah yang masih rawan kejahatan‎. Dengan demikian Satreskrim Polrestabes Bandung dan Polsekta Lengkong rutin melakukan operasi di lapangan. Terutama di saat malam hari.

Meski telah menembak mati satu pelaku, namun kepolisian masih berusaha mencari pelaku lainnya. Karena dipastikan, kata Rifa'i, pelaku lainnya ini pun masih merupakan jaringan Lampung yang kini masih meresahkan di jalanan.

"Kejahatan C3 (curat, curas, curanmor) ini menjadi perhatian Polrestabes Bandung selama ini. Selain atas perintah dari Kapolri, kejahatan C3 ini juga harus ditekan sedemikian rupa agar warga Bandung merasa aman," katanya.

Oleh karenanya Rifa'i mengimbau kepada masyarakat Kota Bandung, untuk lebih berhati-hati menyimpan barang-barangnya. Terutama ketika menyimpan barang di mobil, apalagi menyimpan mobil di ruang-ruang terbuka yang mudah diakses orang banyak.***

Bagikan: