Pikiran Rakyat
USD Jual 14.210,00 Beli 13.910,00 | Sebagian cerah, 27.6 ° C

Relawan Samawi Yakin 1 Juta Suara untuk Jokowi-Ma'ruf Amin di Kabupaten Bandung dan Sumedang

Handri Handriansyah
Ratusan koordinator desa/kelurahan dari relawan Solidaritas Ulama Muda Jokowi (Samawi) se-Kabupaten Bandung dan Sumedang, mendapat bimbingan teknis dari Sekretaris Jenderal Samawi Aminuddin Maruf di Pesantren Baitul Arqom, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung, Kamis 14 Februari 2019.*/HANDRI HANDRIANSYAH/PR
Ratusan koordinator desa/kelurahan dari relawan Solidaritas Ulama Muda Jokowi (Samawi) se-Kabupaten Bandung dan Sumedang, mendapat bimbingan teknis dari Sekretaris Jenderal Samawi Aminuddin Maruf di Pesantren Baitul Arqom, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung, Kamis 14 Februari 2019.*/HANDRI HANDRIANSYAH/PR

SOREANG, (PR).- Relawan Solidaritas Ulama Muda Jokowi (Samawi) menargetkan setidaknya satu juta suara di Kabupaten Bandung dan Sumedang, untuk pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin dalam pemilihan presiden 2019. Hal itu tak lepas dari langkah penggalangan dukungan yang terus dilakukan dari pintu ke pintu oleh sekitar 540 koordinator desa/kelurahan di kedua kabupaten tersebut.

Sekretaris Jenderal Samawi Aminuddin Maruf mengatakan, ratusan koordinator desa/kelurahan tersebut sejauh ini aktif melakukan sosialisasi pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut satu.

"Sejauh ini sosialisasi dari pintu ke pintu di Kabupaten Bandung dan Sumedang sudah dilakukan ke sekitar 250.000 rumah warga," ujarnya saat memberikan pembekalan kepada para koordinator desa/kelurahan relawan di Pesantren Baitul Arqom, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung, Kamis 14 Februari 2019.

Jika dalam satu rumah diasumsikan ada 3-4 pemilik suara, Aminuddin yakin relawan Samawi di Kabupaten Bandung dan Sumedang bisa meraih 750.000 hingga 1 juta suara untuk Jokowi'Ma'ruf. Potensi tersebut bahkan diyakini bisa bertambah jika para relawan terutama koordinator desa/kelurahan mendapat pembekalan dari pengurus pusat Samawi.

Aminuddin menambahkan bahwa kehadirannya di Kabupaten Bandung memang sengaja untuk memberi bekal kepada para koordinator desa/kelurahan se-Kabupaten Bandung dan Sumedang. Mereka dibekali dengan berbagai wawasan terkait cara merangkul para pemilih agar semakin yakin untuk mendukung Jokowi-Ma'ruf.

Ada dua hal yang dinilai Aminuddin wajib dimiliki oleh para koordinator desa. Yang pertama adalah pengetahun dan wawasan untuk menepis segala bentuk informasi bohong (hoax) dan fitnah yang selama ini disebarkan oleh oknum tak bertanggung jawab guna menjatuhkan citra petahana.

Ratusan koordinator desa/kelurahan dari relawan Solidaritas Ulama Muda Jokowi (Samawi) se-Kabupaten Bandung dan Sumedang, mendapat bimbingan teknis dari Sekretaris Jenderal Samawi Aminuddin Maruf di Pesantren Baitul Arqom, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung, Kamis 14 Februari 2019.*/HANDRI HANDRIANSYAH/PR

Hoaks Ahok masuk PDIP

Dalam atmosfer politik bangsa yang memang semakin memanas, Aminuddin menilai beredarnya informasi menyesatkan memang wajar terjadi. Namun informasi itu jangan sampai ditelan mentah-mentah oleh masyarakat yang tidak tahu duduk persoalan sebenarnya.

Hal itu menjadi tugas para koordinator desa/kelurahan untuk memberi kepada masyarakat. Dengan begitu, para pemilih yang selama ini sudah setia ataupun calon pemilih yang sudah menyatakan dukungan, tidak menjadi bingung apalagi sampai berpindah dukungan.

Salah satu informasi hoax terbaru yang dinilai menyesatkan, kata Aminuddin, adalah terkait mantan gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama atau yang akrab disapa Ahok. "Masuknya ahok ke Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sengaja disangkutpautkan dengan pilpres, bahkan diisukan bahwa Ahok akan menjadi wakil presiden menggantikan Kyai Ma'ruf Amin setelah terpilih," ujarnya

Aminuddin secara tegas membantah isu tersebut. Ia meyakinkan bahwa urusan Ahok masuk PDIP adalah urusan pribadi terkait hak politiknya

"Secara logika, mengganti wakil presiden kan juga tidak semudah itu karena ada mekanisme dan undang-undangnya. Itu jelas hanya upaya lawan politik yang saat ini sudah mulai panik karena tak ada lagi isu yang bisa membendung elektabilitas pasangan nomor satu," kata Aminuddin.

Selain memberi pembekalan kepada para koordinator desa/kelurahan, dalam kesempatan itu Aminudin juga sempat berziarah ke makam salah seorang tokoh ulama di Pacet. Selain mendoakan mendiang ulama perintis tersebut, doa juga dipanjatkan Aminuddin bersama para relawan untuk kesembuhan Ani Yudhoyono, istri dari mantan Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono yang saat ini sedang sakit.***

Bagikan: