Pikiran Rakyat
USD Jual 14.223,00 Beli 13.923,00 | Sebagian berawan, 20.4 ° C

Penurunan Status Cagar Alam Kamojang dan Papandayan, Aliansi Cagar Alam Jabar "Segel" Kantor BBKSDA Jabar

Siska Nirmala
ALIANSI Cagar Alam Jabar melakukan aksi di depan Kantor Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jabar, Jalan Gedebage Selatan, Kota Bandung, Kamis, 14 Februari 2019. Aksi dilakukan terkait SK Menteri yang melakukan perubahan dan penurunan fungsi Kawasan Cagar Alam Kamojang dan Papandayan yang mengancam kelestarian keanekaragaman hayati dan perlindungan sistem penyangga kehidupan.*/ADE BAYU INDRA/PR
ALIANSI Cagar Alam Jabar melakukan aksi di depan Kantor Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jabar, Jalan Gedebage Selatan, Kota Bandung, Kamis, 14 Februari 2019. Aksi dilakukan terkait SK Menteri yang melakukan perubahan dan penurunan fungsi Kawasan Cagar Alam Kamojang dan Papandayan yang mengancam kelestarian keanekaragaman hayati dan perlindungan sistem penyangga kehidupan.*/ADE BAYU INDRA/PR

BANDUNG, (PR).- Ratusan aktivis yang tergabung dalam Aliansi Cagar Alam berdemonstrasi di kantor Balai Besar Koservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat di Jalan Gede Bage Selatan, Kota Bandung, Kamis, 14 Februari 2019. Mereka menuntut pembatalan perubahan status cagar alam Kamojang dan Papandayan menjadi taman wisata alam.

Mereka menuntut Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mencabut Surat Keputusan Nomor 25 MENLHK/SETJEN/PLA2/1/2018 tertanggal 10 Januari 2018 tentang perubahan status Cagar Alam Kamojang dan Papandayan menjadi Taman Wisata Alam.

Perwakilan demonstran dari Walhi Jawa Barat, Dedi Kurniawan, mengatakan perubahan status kawasan cagar alam itu akan berdampak pada kelangsungan hidup flora dan fauna terancam punah di sana.

"Kalau (statusnya) taman wisata alam maka bisa di eksploitasi untuk apa pun, termasuk untuk panas bumi dan wisata-wisata lainnya, itu yang kami khawatirkan," kata Dedi, Kamis, 14 Februari 2019, seperti dilansir Kantor Berita Antara.

ALIANSI Cagar Alam Jabar melakukan aksi dengan menyegel Kantor Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jabar, Jalan Gedebage Selatan, Kota Bandung, Kamis, 14 Februari 2019. Aksi dilakukan terkait SK Menteri yang melakukan perubahan dan penurunan fungsi Kawasan Cagar Alam Kamojang dan Papandayan yang mengancam kelestarian keanekaragaman hayati dan perlindungan sistem penyangga kehidupan.*/ADE BAYU INDRA/PR

Dia mengatakan, setelah aksi di kantor BBKSDA Jawa Barat, massa pengunjuk rasa akan melanjutkan aksi ke DPRD Jawa Barat.

"Hari ini kami datang ke sini (BBKSDA) untuk mengungkapkan sikap kita. Kami berharap aksi ini sebetulnya menjadi penyadaran buat seluruh masyarakat," katanya.

Dalam aksi tersebut, mereka memasang spanduk bertuliskan "Kantor ini kami segel. Atas nama seluruh penghuni belantara cagar alam Kamojang dan Papandayan."

Kepala BBKSDA Jawa Barat Ammy Nurwati mengatakan surat keputusan mengenai perubahan status kawasan Kamojang dan Papandayan sudah ditetapkan. Revisi atau pencabutan surat keputusan, ia melanjutkan, bisa dilakukan dalam waktu 90 hari setelah penerbitan.

"Kalau 90 hari sejak SK atau keputusan tersebut dipublikasikan tidak ada sanggahan, itu sudah berlaku hukum tata negara," katanya.***

Bagikan: