Pikiran Rakyat
USD Jual 14.223,00 Beli 13.923,00 | Sebagian berawan, 19.4 ° C

Mensos Serahkan Alat Bantu Dengar bagi 2.000 Penyandang Disabilitas

Novianti Nurulliah
MENTERI Sosial, Agus Gumiwang (ketiga kanan) meninjauan penyaluran alat bantu dengar di PSBN Wyata Guna, Jalan Pajajaran, Kota Bandung, Rabu 13  Februari 2019. Sebanyak 2000 alat bantu dengan disalurkan kepada warga yang membutuhkan. /ARMIN ABDUL JABBAR/PR
MENTERI Sosial, Agus Gumiwang (ketiga kanan) meninjauan penyaluran alat bantu dengar di PSBN Wyata Guna, Jalan Pajajaran, Kota Bandung, Rabu 13 Februari 2019. Sebanyak 2000 alat bantu dengan disalurkan kepada warga yang membutuhkan. /ARMIN ABDUL JABBAR/PR

BANDUNG, (PR).- Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita menyerahkan alat bantu dengar kepada penyandang disabilitas sensorik rungu wicara di wilayah Jawa Barat. Total sebanyak 2000 unit alat bantu dengar diserahkan secara gratis.

“Penyerahan alat bantu dengar ini sebagai tindak lanjut dari arahan Presiden Joko Widodo. Ditandai dengan penyerahan secara simbolis oleh Presiden pada, puncak peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) Tahun 2018, di Bekasi,” kata Mensos pada kegiatan “Penyaluran Alat Bantu Dengar Bagi Penyandang Disabilitas Sensorik Rungu Wicara di Wilayah Jawa Barat”, di Bandung, Jawa Barat, Rabu 13 Februari 2019.

Hadir dalam acara ini perwakilan Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat, perwakilan Komnas Penanggulangan Gangguan Pendengaran dan Ketulian (Komnas PGPKT), Direktur PT ABDI, Direktur PT Hearing Solutions Indonesia, Ketua Yayasan Biruku Indonesia, Para penyandang disabilitas, dan undangan.

MENTERI Sosial, Agus Gumiwang (ketiga kanan) meninjauan penyaluran alat bantu dengar di PSBN Wyata Guna, Jalan Pajajaran, Kota Bandung, Rabu 13  Februari 2019. Sebanyak 2000 alat bantu dengan disalurkan kepada warga yang membutuhkan. /ARMIN ABDUL JABBAR/PR

Mensos menyatakan apresiasi atas diselenggarakannya kegiatan penyaluran alat bantu dengar (ABD) bagi penyandang disabilitas sensorik rungu wicara di Bandung ini. Kegiatan ini sebagai bagian dari Program Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas (Progres PD) yang terselenggara atas kerja sama Yayasan Biruku Indonesia dan PT. Hearing Solutions Indonesia.

“Kegiatan ini, sangat membantu tugas pemerintah dalam memenuhi kebutuhan ABD bagi penyandang disabilitas sensorik rungu wicara sebagai salah satu kebutuhan aksesibilitas sebagaimana diamanatkan oleh UU No. 8 tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas,” kata Agus. 

Mengutip data Survei Antar Sensus (Supas 2015), Agus menyatakan, Penyandang Disabilitas Sensorik Rungu Wicara berjumlah 2.335.285 orang. 

Sejak tahun 2015 Kementerian Sosial telah bekerja sama dengan PT. ABDI memberikan ABD secara gratis kepada penyandang disabilitas sensorik rungu wicara sejumlah 12.324 orang.

MENTERI Sosial, Agus Gumiwang (ketiga kanan) meninjauan penyaluran alat bantu dengar di PSBN Wyata Guna, Jalan Pajajaran, Kota Bandung, Rabu 13  Februari 2019. Sebanyak 2000 alat bantu dengan disalurkan kepada warga yang membutuhkan. /ARMIN ABDUL JABBAR/PR

Mensos mengajak hadirin untuk terus meningkatkan semangat berpartisipasi sesuai tugas fungsi dan kemampuannya dalam upaya pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas, khususnya aksesibilitas penyandang disabilitas rungu wicara di Indonesia. 

“Saya harap, kita bisa terus bersinergi positif dalam mewujudkan hadirnya negara bagi penyandang disabilitas,” kata Mensos.

Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Edi Suharto menyatakan, kegiatan pemberian bantuan ABD bagi penyandang disabilitas yang bersumber dari Bantuan Presiden ini merupakan kegiatan tahun pertama. 

“Sedangkan pemberian bantuan ABD yang bersumber dari donasi Starkey Hearing Technologies bekerja sama dengan PT ABDI merupakan kegiatan tahun ke-4 dengan jumlah 12.324 orang yang sudah mendapat bantuan,” kata Edi.

Dari jumlah 12.324 disabilitas sensorik rungu wicara dapat dirinci sebagai berikut :

Tahun 2015   : 1.681 orang

Tahun 2016 : 6.966 orang

Tahun 2017 : 1.780 orang

Tahun 2018 : 1.897 orang

Edi berharap, kerja sama ini akan terus berlanjut dan diitingkatkan dari segi kualitas layanan maupun jumlah jangkauan penerimanya. “Terima kasih sebesar-besarnya kami sampaikan kepada pihak Hearing Solutions, Komnas PGPKT, PT. ABDI, para relawan dan  semua pihak yang telah membantu terselenggaranya kegiatan ini,” kata Edi.***

Bagikan: