Pikiran Rakyat
USD Jual 14.331,00 Beli 14.031,00 | Umumnya berawan, 23 ° C

Coba Merampok Minimarket dan Ditembak Polisi, AF Ternyata Mantan Pegawai

Hendro Susilo Husodo
Petugas Satreskrim Polres Cimahi mendatangi minimarket di Jalan Raya Cimareme, Kabupaten Bandung Barat, Minggu 10 Februari 2019/ISTIMEWA
Petugas Satreskrim Polres Cimahi mendatangi minimarket di Jalan Raya Cimareme, Kabupaten Bandung Barat, Minggu 10 Februari 2019/ISTIMEWA

NGAMPRAH, (PR).- Perampokan terjadi di sebuah minimarket yang berada di Jalan Raya Cimareme, Kabupaten Bandung Barat, Minggu 10 Februari 2019. Setelah perampokanterjadi, petugas kepolisian dari Polres Cimahi dapat melumpuhkan dan mengamankan pelaku, yang belakangan diketahui pernah bekerja di minimarket.

Aksi perampokan yang terjadi sekitar pukul 4.30 itu sempat terekam kamera pengintai (CCTV) di minimarket. Dari rekaman, pelaku yang kemudian diketahui berinisial AF (23) tampak mengenakan helm full face, sweater abu-abu, celana jeans hitam, dan memakai tas. Dia masuk ke minimarket dan langsung menghampiri area kasir.

Seorang pegawai minimarket, Megi (25) mengaku ketakutan saat diancam oleh pelaku, karena di balik sweater pelaku terdapat sebuah benda yang diduga senjata tajam. Pelaku, kata dia, menanyakan kunci brankas dan menyuruh diantarkan ke gudang.

"Saya jawab enggak ada kuncinya, dia langsung memepet badan saya. Sesudah itu, saya dibawa ke gudang. Saya melihat di sweaternya ada kayu, saya pikir itu pistol. Pas di gudang, dia tanya lagi kunci brankas, saya bilang kuncinya ada di teman," katanya. 

Setelah dari gudang, lanjut dia, pelaku lalu mengajaknya ke area kasir. Pelaku lantas membuka mesin kasir dan membawa semua uang yang ada. "Uangnya yang diambil sekitar Rp 2 juta. Soalnya, mesin kasir sudah dirusak dan diacak-acak," ujarnya. 

Pelaku perampokan itu lantas meninggalkan minimarket dengan membawa uang tersebut. Megi pun bergegas mencari pertolongan, dan kebetulan terdapat petugas polisi yang sedang berpatroli. Saat hendak kabur, petugas polisi itu pun terpaksa menembak kaki kiri pelaku. 

Kasatreskrim Polres Cimahi AKP Niko N Adiputra membenarkan kejadian perampokan tersebut. Saat kejadian, kata Niko, ada seorang anggota polisi yang tengah patroli. Petugas polisi itu menembak kaki pelaku lantaran ada upaya perlawanan dari pelaku.

"Pelaku terlihat membawa senjata di jaketnya dan upaya dari anggota berusaha untuk mengamankan, tapi ada perlawanan, sehingga terpaksa dilakukan tindakan tegas terukur untuk melumpuhkannya," katanya. 

Dari hasil pemeriksaan tersangka AF, terang dia, pelaku mengaku pernah bekerja di minimarket yang dirampok. Pelaku bahkan mantan atasan dari pegawai minimarket yang diancam. "Pelaku ini sakit hati. Dia berhenti kerja pada Juni 2018," ujarnya. 

Niko menambahkan, tersangka AF bukan hanya sekali ini melakukan aksi perampokan minimarket, tetapi pernah beraksi juga di minimarket yang berada di wilayah Kota Bandung dan Kabupaten Bandung. "Hasil yang didapat oleh pelaku cukup fantastis. Pertama Rp 75 juta kurang lebih, Rp 5 juta, dan Rp 37 juta," imbuhnya.

Saat ini pelaku diamankan di Mapolres Cimahi, setelah lebih dulu mendapat perawatan di Rumah Sakit Sartika Asih. Atas perbuatannya, pelaku diancam Pasal 365 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) tetang Pencurian dengan Kekerasan.***

 

 

Bagikan: