Pikiran Rakyat
USD Jual 14.080,00 Beli 13.780,00 | Hujan singkat, 28.5 ° C

Banjir Bandang Cilengkrang Terjang Tiga Kecamatan

Retno Heriyanto
Warga membersihan material banjir bandang di Perumahan Jatiendah Regency, RT 04 RW 16 Desa Jatiendah Kecamatan Cilengkrang, Kota Bandung, Minggu, 10 Februari 2019.*/ARMIN ABDUL JABBAR/PR
Warga membersihan material banjir bandang di Perumahan Jatiendah Regency, RT 04 RW 16 Desa Jatiendah Kecamatan Cilengkrang, Kota Bandung, Minggu, 10 Februari 2019.*/ARMIN ABDUL JABBAR/PR

BANDUNG,(PR).- Banjir bandang menerjang Perumahan Jatiendah Regency, RT 04 RW 16 Desa Jatiendah Kecamatan Cilengkrang Kota Bandung Sabtu, 9 Februari 2019, hingga Minggu, 10 Februari 2019 dinihari. Akibat meluapnya sungai Cicalobak, empat orang meninggal dunia dan sembilan rumah mengalami rusak berat dan belasan lainnya rusak ringan.

Peristiwa meluapnya sungai Cicalobak pertamakali diketahui oleh Aul (50) petugas keamanan perumahan sekitar pukul 22.10 WIB. “Karena pos jaga tepat dipinggir sungai, saya mendegar seperti ada suara berdentum setelah dicek ternyata benteng sungai ambruk dan kemudian air di jalan naik dengan cepat, saya langsung teriak-teriak memberitahu warga,” ujar Aul yang mengaku kesulitan memberitahu warga karena mayoritas sudah tidur.

Warga yang berusaha keluar rumah dalam waktu singkat panik karena kesulitan membuka pintu yang sudah terendam air setinggi perut orang dewasa.

“Saya waktu itu berusaha untuk menolong anak=anak dan ibu-ibu, kebetulan saya ingat di ibu Firdasari dan Nuraini ada anak kecil, yang bisa saya selamatkan hanya seorang anak saja dan saat menolong ibu Nuraini dan Rauvan bayinya saya tidak kuat karena keduanya terjepit lemari entah kursi,” ujar Aul.

Banjir Bandang Cilengkrang.*/RETNO HERIYANTO/PR

Dalam peristiwa tersebut Firdasari (35), Nuraini (25) dan Rauvan (17 bulan) tidak dapat terselamatkan. Sementara seorang lagi yang diketahui bernama Nenek Anah (67) meninggal karena serangan penyakit jantung.

Luapan sungai Cicalobak yang menyambung ke sungai Cilameta dan Cisaranten, juga mengakibatkan pemukiman di Kelurahan Cigending dan Pasirjati, Kecamatan Ujungberung, Kota Bandung terkena banjir bandang.

Sementara di Kecamatan Mandalajati luapan sungai Cikileuy mengakibatkan sejumlah rumah warga di Kelurahan Pamulang terendam. Adapun di Kelurahan Pasirimpun tebing dan kirmir perumahan Bandung City View sebagian menglami retak.

“Untuk wilayah Ujungberung ada dua rumah yang tergerus air di Kelurahan Cigending, sementara di Sukup (Pasirjati) samping SMA 24 kirmir sungai Cilameta amblol. Kita masih melakukan koordinasi karena masih terus melakukan pendataan rumah warga yang terkena bencana maupun kerugian materil,” ujar Camat Ujungberung Taufik.***

Bagikan: