Pikiran Rakyat
USD Jual 14.285,00 Beli 13.985,00 | Sedikit awan, 21.1 ° C

Optimistis, PKS Sebut Elektabilitas Prabowo-Sandiaga Uno Kuasai Jabar

Dewiyatini
Kader dan simpatisan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Bogor mengikuti sosialisasi Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 di jalan Pajajaran, Kota Bogor, Jawa Barat, Minggu (20/1/2019)./ANTARA FOTO
Kader dan simpatisan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Bogor mengikuti sosialisasi Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 di jalan Pajajaran, Kota Bogor, Jawa Barat, Minggu (20/1/2019)./ANTARA FOTO

BANDUNG,(PR).- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menargetkan kemenangan hingga 70% bagi Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Jawa Barat. Sedangkan untuk di pemilihan legislatif baik DPR, DPR Provinsi, dan DPRD Kota/Kabupaten dipatok merata sebanyak 24%.

Ketua Tim Pemenangan Pemilu Wilayah (TPPW) PKS Jabar Haru Suandharu mengatakan kinerja seluruh perangkat dan jaringan partai pun akan dimaksimalkan untuk meraih target tersebut. Ia menyebutkan di sisa masa kampanye yang terbilang singkat ini, pihaknya menginstruksikan seluruh kader PKS, termasuk calon anggota legislatif (caleg) di berbagai tingkatan memaksimalkan kolaborasi dengan struktur partai, relawan, dan jaringan demi kemenangan Prabowo-Sandi dan PKS di Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.

“Sosialisasi wajib dilakukan sekaligus pendalaman terkait isu-isu strategis kepada masyarakat, termasuk menyertakan program yang diusung PKS,” kata Haru,  dalam Konsolidasi Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPR RI dan DPRD Provinsi Jabar di Hotel Grand Pasundan, Jalan Pelajar Pejuang, pada Kamis 7 Februari 2019.

Haru mengatakan program PKS yakni pemberlakuan surat izin mengemudi (SIM) seumur hidup, bebas pajak sepeda motor, dan perlindungan terhadap simbol keagamaan.

Terkait pemenangan Prabowo-Sandi di Jabar, target kemenangan 70 persen bagi Prabowo-Sandi di Jabar mengacu pada raihan suara Prabowo di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 lalu yang sukses meraih 60 persen suara di Jabar. Di Pilpres 2019 ini, dikatakan Haru, suara Prabowo-Sandi harus lebih dari 60 persen.

"Jadi 60 persen saja di Jabar belum tentu dilantik. Kalau ingin dilantik, maka harus 70 persen karena meraih suara 70 persen di Jabar peluangnya lebih besar daripada di Jatim dan Jateng," katanya.

Disinggung daerah potensial yang menjadi basis Prabowo-Sandi di Jabar Haru menyebut wilayah barat Jabar kini sudah dikuasai Prabowo-Sandi, seperti Kota Sukabumi, Kota Bogor, Kota Bekasi, Kota Depok. Bahkan, wilayah Priangan Timur, seperti Tasikmalaya juga diklaim sudah menjadi basis pasangan calon presiden-wakil presiden (capres-cawapres) nomor urut 02 itu.

Kuasai Priangan Timur

Haru mengatakan suara di Priangan Timur akan diperlebar. Bahkan wilayah bagian utara dan barat juga diklaim akan dikuasai pasangan nomor 02.

Dalam kesempatan itu, Haru juga mengungkapkan, berdasarkan hasil survei internal, selisih suara Prabowo-Sandi dan pasangan lawan kini sudah terpaut 10 persen bagi Prabowo-Sandi. Pihaknya optimistis, dengan tren suara yang terus meningkat, Prabowo-Sandi akan memenangi Pilpres 2019 di Jabar.

Survei internal menunjukkan  bahwa baseline di awal jarak Prabowo-Jokowi 1 persen dan sekarang sudah 10 persen untuk Prabowo di Jabar. Haru menyebutkan di awal selisih hanya 1%, tapi sekarang sudah 10%.

Di tempat yang sama, Ketua DPW PKS Jabar Ahmad Syaikhu menegaskan, seluruh kader dan jaringan PKS di Jabar harus bersinergi untuk memenangkan Pileg dan Pilpres 2019. Sisa masa kampanye yang tinggal sekitar dua bulan lagi harus dimaksimalkan untuk merebut kemenangan.

Syaikhu menyatakan, meski di atas kertas kubu lawan menguasai peta politik di Jabar dimana hampir seluruh kabupaten/kota di Jabar dipimpin kepala daerah yang berafiliasi dengan pihak lawan. Namun, dia mengaku tidak khawatir.***

Bagikan: