Pikiran Rakyat
USD Jual 14.243,00 Beli 13.943,00 | Berawan, 22.5 ° C

James Riady Sita Perhatian Saat Bersaksi di Sidang Kasus Meikarta

Tim Pikiran Rakyat
KETUA Yayasan Pelita Harapan James Riady hadir sebagai saksi sidang perkara  suap proyek Meikarta di Pengadilan Tipikor  Bandung, Jalan RE Martadinata, Kota Bandung, Rabu 6 Februari 2019. Dalam kesaksiannya, James Riady membantah pertemuan dengan bupati Bekasi nonaktif Neneng Hasanah Yasin membahas proyek Meikarta.*/ARMIN ABDUL JABBAR/PR
KETUA Yayasan Pelita Harapan James Riady hadir sebagai saksi sidang perkara suap proyek Meikarta di Pengadilan Tipikor Bandung, Jalan RE Martadinata, Kota Bandung, Rabu 6 Februari 2019. Dalam kesaksiannya, James Riady membantah pertemuan dengan bupati Bekasi nonaktif Neneng Hasanah Yasin membahas proyek Meikarta.*/ARMIN ABDUL JABBAR/PR

BANDUNG, (PR).- CEO Lippo Group James Riady hadir sebagai saksi dalam sidang lanjutan perkara korupsi suap terkait pengurusan perizinan proyek pembangunan Meikarta di Kabupaten Bekasi. James Riady hadir dalam sidang di Pengadilan Tipikor Bandung, Jalan RE Martadinata, Kota Bandung, Rabu 6 Februari 2019.

James Riady hadir sebagai saksi untuk terdakwa Billy Sindoro, Henry Jasmen P Sitohang, Fitradjaja Purnama, dan Taryudi.

Keempat terdakwa merupakan bagian dari Lippo Group yang didakwa menyuap Bupati Bekasi nonaktif Neneng Hasanah Yasin dan jajaran pejabat di Pemkab Bekasi terkait perizinan proyek Meikarta.

Kedatangan James Riady tersebut menyita perhatian pada persidangan karena dia sudah dua kali dipanggil sebagai saksi terkait perkara tersebut oleh jaksa.

"Ada saksi yang sudah dua kali kami panggil, hari ini hadir, James Riady," kata Jaksa KPK I Wayan Riyana seperti diberitakan Antara.

KETUA Yayasan Pelita Harapan James Riady hadir sebagai saksi sidang perkara  suap proyek Meikarta di Pengadilan Tipikor  Bandung, Jalan RE Martadinata, Kota Bandung, Rabu 6 Februari 2019. Dalam kesaksiannya, James Riady membantah pertemuan dengan bupati Bekasi nonaktif Neneng Hasanah Yasin membahas proyek Meikarta.*/ARMIN ABDUL JABBAR/PR

James Riady yang mengenakan jas hitam langsung duduk di ruang persidangan. Namun kemudian majelis hakim mempersilakan James Riady untuk ke luar ruang persidangan karena dikhawatirkan akan memengaruhi kesaksian saksi lannya yang sedang disidang.

Selain James Riady, ada pula Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa, Kepala Bidang Penataan Ruang Dinas PUPR Pemkab Bekasi Neneng Rahmi Nurlaili, serta Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga Pemkab Bekasi Hendry Lincoln.

Saksi-saksi tersebut juga dipersilakan ke luar ruangan sidang.

Kesaksian James Riady

Dalam kesaksiannya, James Riady menyatakan, proyek Meikarta baru diketahui saat peluncuran pertama di Jakarta.

“Proyek Meikarta sama sekali bukan pencetusan ide dari saya dan bukan suatu proyek yang dikembangkan oleh saya pribadi,” kata James Riady.

PROYEK Meikarta/ANTARA

James Riady mengatakan, dia baru mendapat undangan dari Dirut Lippo Ketut Budiman yang berencana meluncurkan proyek Meikarta di Jakarta. Untuk kepentingan pemasaran, James Riady mengaku hadir dalam peluncuran pertama itu.

James Riady mengaku mendapatkan paparan mengenai proyek Meikarta hanya dari Ketut Budiman. “Mungkin ada dua peluncuran. Pertama, peluncuran secara resmi (yang) mengumumkan (proyek Meikarta) diadakan di Hotel Aryaduta, Jakarta,” ujarnya.

“peluncuran kedua secara riil dilakukan di lapangan (Meikarta). Waktu itu ribuan orang datang, banyak orang diundang, sudah menjadi fenomena,” katanya. (Yedi Supriadi, Yusuf Wijanarko)***

Bagikan: