Pikiran Rakyat
USD Jual 14.279,00 Beli 14.181,00 | Umumnya cerah, 29.4 ° C

KPU Kabupaten Bandung Kekurangan 113 Kotak Suara

Tim Pikiran Rakyat
KOTAK suara/ANTARA
KOTAK suara/ANTARA

BANDUNG, (PR).- KPU Kabupaten Bandung telah menerima sebanyak 51.690 buah kotak suara. Namun ternyata kotak suara yang mesti diterima masih kurang, yakni sebanyak 113 buah.

Sampainya logistik pemilu tersebut sesuai dengan rencana pengadaan logistik KPU Kabupaten Bandung yang mulai diadakan pada tahun 2018 hingga akhir tahun. Ketua KPU Kabupaten Bandung, Agus Baroya, mengatakan kotak suara yang diterima masih berupa lembaran yang selanjutnya akan dirakit oleh KPU di setiap daerah.

Untuk itu, KPU Kabupaten Bandung telah melakukan perakitan kotak suara pada tanggal 1 Januari 2019 lalu. Dalam perakitan itu, kata dia, akan diketahui kekurangan kualitas dan kuantitas dari kotak suara.

"Kita sudah lakukan pada 1 Januari dan untuk seterusnya nanti kita akan membuka atau merakit kotak suara untuk diketahui sekaligus kekurangannya. Apabila ada kekurangan kirim atau ada yang rusak, segera akan kita laporkan ke pusat," kata Agus Baroya kepada wartawan PRFM di Kantor KPU Kabupaten Bandung, Senin 4 Februari 2019.

Terkait dengan perakitan kotak suara, KPU Kabupaten Bandung hanya melibatkan anggota PPK. Pasalnya kotak suara yang diterima saat ini lebih mudah dihubungkan dibandingkan dengan perakitan kotak suara alumunium.

"Untuk perakitan kotak suara kita hanya melibatkan anggota PPK atau sebetulnya tidak terlalu sulit jika dihubungkan. Selama tiga hari kita melakukan perakitan di Gudang Kampung Sawah itu kita lihat prosesnya lebih mudah dibandingkan alumunium," ujarnya.

Untuk diketahui, saat ini KPU Kabupaten Bandung telah menerima sejumlah kelengkapan untuk pelaksanaan Pemilihan Umum, seperti kotak suara, bilik suara, amplop dan alat kelengkapan pemungutan suara sekitar 18 item. Sehingga saat ini, yang belum diterima oleh KPU Kabupaten Bandung tinggal surat suara, daftar pasangan calon, formulir dan buku panduan KPPS.

Agus memperkirakan kekurangan logistik tersebut dapat dipenuhi pada akhir Februari. "Direncanakan ini mulai di pertengahan Februari sampai akhir Februari surat suara sudah mulai turun. Kemudian formulir sudah mulai turun. Buku panduan turun di akhir Februari atau awal Maret," tuturnya.(Haidar Syahid Rais)***

 

Bagikan: