Pikiran Rakyat
USD Jual 14.280,00 Beli 14.182,00 | Sebagian cerah, 27.5 ° C

Tikam Mahasiswa UIN Jakarta, Lima Begal di Bekasi Ditangkap

Tommi Andryandy
Ilustrasi/FIAN/PR
Ilustrasi/FIAN/PR

CIKARANG, (PR).- Kepolisian Resor Metro Bekasi menciduk lima tersangka penikaman mahasiswa Universitas Islam Negeri Jakarta. Sementara itu, polisi masih memburu tiga pelaku lainnya yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

“Dari delapan pelaku, ada tiga pelaku yang belum tertangkap, yaitu berinisial KK, AG, dan AD,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Bekasi, Ajun Komisaris Besar Rizal Marito saat menggelar konferensi pers di lobi Polres, Cikarang Utara, Rabu 23 Januari 2019. Kelima pelaku yang berhasil ditangkap adalah AZ, KF, JK, BS, dan AM. Mereka ditangkap di sejumlah tempat berbeda pada, Senin 7 Januari 2019.

Para pelaku diduga terlibat dalam kasus penikaman seorang mahasiswa, Yusuf (27). Dia ditikam ketika berada di warung milik orang tuanya di Kampung Buniayu RT001/002, Desa Sukarukun, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, Rabu 26 Desember 2018 dini hari lalu. Dia tewas setelah mendapatkan perawatan dirumah sakit.

Dari hasil pemeriksaan, kata Rizal, para pelaku merupakan geng motor sadis yang selalu membekali diri dengan senjata tajam setiap beraksi. Mereka tidak segan-segan melakukan tindakan kekerasan apabila korbannya melawan.

Dalam kesehariannya, geng motor ini kerap berkumpul di lokasi bernama Warung Dua di wilayah Cibitung. Lokasi berkumpul itu pun digunakan sebagai identitas gengnya, yakni Geng Wardu.

Di lokasi tersebut pun mereka berdiskusi, mengincar calon korban yang berkendara seorang diri di lokasi sepi pada malam hari. “Jadi pelaku ini muter-muter saja. Misalkan melihat korban lemah mereka langsung beroperasi, apabila melawan mereka langsung menghabisi korban dengan senjata tajam. Mereka menamakan diri Geng Wardu, Warung Dua,” ucapnya.

Berdasarkan hasil pengembangan, ujar dia, ternyata para pelaku ini telah melakukan lebih dari 20 kali aksi. Salah satunya adalah aksi lain yang menyebabkan korban, Herbowo, mengalami luka serius. Herbowo sendiri tidak lain merupakan adik dari artis kondang, Vicky Prasetyo.

“Pada 7 November 2019 terjadi pengeroyokan di belakang Sentra Grosir Cikarang. Di jalan tersebut adik Viky Prasetyo ini mengalami kejadian pengeroyokan yang dilakukan tujuh orang, dari pelaku ini juga. Lalu ada lagi 26 Desember korban pencurian dan kekerasan yang dilakukan di Karang Asih, korbannya Yusuf,” ucapnya.

Dalam penangkapan, polisi mengamankan sebilah senjata tajam jenis celurit, satu telepon genggam serta satu unit sepeda motor Vario merah. Sedangkan para pelaku diancam pasal berlapis yakni 351 dan 365 KUHP dengan ancaman 12 tahun penjara.***

Bagikan: