Pikiran Rakyat
USD Jual 14.243,00 Beli 13.943,00 | Sedikit awan, 22.9 ° C

Tak Ada Taman Tematik Baru di Bandung Tahun 2019, Pemkot Jelaskan Alasannya

Tim Pikiran Rakyat
TERAS Sunda Cibiru di Jalan AH Nasution, Kota Bandung, Se­nin 29 Oktober 2018/ARIF HIDAYAH/PR
TERAS Sunda Cibiru di Jalan AH Nasution, Kota Bandung, Se­nin 29 Oktober 2018/ARIF HIDAYAH/PR

BANDUNG, (PR).- Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Pertanahan dan Pertamanan (DPKP3) Kota Bandung memastikan tidak akan membangun taman tematik baru pada 2019. Tahun ini, DPKP3 memilih untuk memprioritaskan pemeliharaan taman-taman yang sudah ada.

"Anggaran 2019 difokuskan pada pemeliharaan taman-taman yang sudah terbangun," kata Kepala Bidang Pertamanan dari DPKP3 Kota Bandung Iwan Sugiono dalam wawancara yang disiarkan Radio PRFM, Minggu 20 Januaria 2019.

Iwan Sugiono menyampaikan, dana yang dianggarkan untuk keperluan itu yaitu mencapai Rp 10 miliar dan bersumber dari APBD 2019.

Dana tersebut akan dipakai untuk revitalisasi Taman Musik, Taman Tongkeng, dan Babakan Siliwangi serta membayar pekerja harian lepas yang jumlahnya 318 orang.

"Fasilitas di setiap taman juga kami perbaiki. Contohnya, area bermain anak di Taman Alun-alun. Bangku-bangku taman juga banyak yang rusak," katanya.

Iwan Sugiono mengatakan, selain taman tematik, Pemkot Bandung juga akan menata 20 titik taman RW dengan alokasi anggaran sekira Rp 4 miliar.

Taman RW akan dibangun di Kelurahan Cipadung Kidul, Antapani Tengah, Hegarmanah, Sukabungah, Neglasari, Manjahlega, Derwati, Gegerkalong, Arjuna, Sukawarna, Cisaranten Kidul, Antapani Kulon, Sekejati, Mengger, Margahayu Utara, Sukaraja, Jatihandap, Pasirwangi, dan Cibaduyut Wetan.

"Pembangunan dilakukan di tanah milik Pemkot Bandung. Khusus untuk lahan milik masyarakat, harus dihibahkan terlebih dahulu baru bisa dibangun taman meski warganya sudah setuju," ujar Iwan Sugiono.

Pada 2016 lalu, Pemerintah Kota Bandung pernah menargetkan penambahan 25 Taman RW baru pada. Dana pembangunannya yang bersumber dari APBD kala itu juga disebut sebesar Rp 4 miliar.

Alun-alun Cibiru

Sementara itu, proyek pembangunan Alun-alun Cibiru Kota Bandung yang rencananya direalisasikan 2019 batal.

Iwan Sugiono mengatakan, sebenarnya proyek pembangunan Alun-alun Cibiru sepaket dengan Alun-alun Cicendo.

"Kita sudah melalui proses desain. Cuma, Alun-alun Cibiru itu ada tambahan Masjid Agung. Untuk pembangunan yang lanscape (taman) tidak ada masalah karena hanya penataan ruang publik. Kalau konstruksinya ada di Dinas Tata Ruang, lalu mengalami perubahan struktur (pembangunan masjid). Padahal sudah dianggarkan," ucapnya, Selasa 15 Januari 2019 lalu.

Menurut Iwan, pada 2019 ini, Pemkot Bandung memilih pendidikan, kesehatan, dan lingkungan sebagai fokus utamanya. Oleh karena itu, pembangunan ruang publik "diistirahatkan".***

Bagikan: