Pikiran Rakyat
USD Jual 14.223,00 Beli 13.923,00 | Berawan, 22.4 ° C

Setiap Bulan, 150 Orang Meninggal Akibat Kecelakaan Lalu Lintas di Jabar

Mochammad Iqbal Maulud
Ilustrasi.*/DOK PR
Ilustrasi.*/DOK PR

SEBUAH kursi roda, dihadiahkan pada Jaka Maulana (27) seorang korban kecelakaan yang kini tak berdaya. Sedikit terbata-bata, Jaka pun menceritakan tentang nasib malang yang menimpa dirinya.

"Saya sehabis kerja, saya sangat lelah, namun saya memaksakan diri untuk pulang. Hasilnya saya pun terjatuh dalam kecelakaan, namun saya beruntung menggunakan helm. Jika tidak menggunakan helm, mungkin saya tidak akan ada di sini," kata Jaka saat acara 'Millenial Road Safety Festival' di Car Free Day Dago. Tepatnya di Jalan Cikapayang, Kota Bandung, pada Minggu 20 Januari 2019.

Jaka pun meminta pada yang hadir di acara tersebut agar selalu berhati-hati dalam berkendara. "Jika ngantuk lebih baik jangan berkendara, jika lelah lebih baik beristirahat dulu. Selain itu selalu gunakan helm, selalu ingat ada keluarga menunggu di rumah," ucap warga Kecamatan Lembang tersebut.

Direktur Lalu Lintas Polda Jabar, Komisaris Besar Mohamad Aris pun mengajak Jaka, pada acara ini‎ bukan tanpa alasan. Menurut Aris dengan kisah Jaka ini, para pengendara kendaraan bermotor setidaknya bisa mengambil pelajaran.

"Kepala kita itu keras, tetapi jika dibandingkan aspal, jauh lebih keras aspal, karenanya selalu gunakan helm dalam berkendara. Masa penunggang kuda aja pakai helm, pesepeda pakai helm‎, maka pengguna sepeda motor pun diwajibkan menggunakan helm," kata Aris seraya menambahkan terutama mereka warga Jawa Barat, yang millenial.

Menurut Aris, warga millenial ini perlu membiasakan diri dalam tertib berkendara. Karena seperti diketahui dalam satu hari di wilayah hukum Polda Jabar, setidaknya 5 orang meninggal dunia karena kecelakaan. Rata-rata yang terlibat kecelakaan ini adalah generasi muda.

"Generasi milenial ini berusia 17-35 tahun, mereka ini adalah para penerus bangsa. Nah jika dalam sehari kita kehilangan 5 orang, bagaimana jika sebulan, sudah 150 orang, bagaimana apabila setahun?. Berapa banyak calon penerus bangsa yang harus meninggal dengan sia-sia," katanya.

Aris juga mengatakan penyebab angka kecelakaan yang tinggi di Jawa Barat disebabkan oleh 4 faktor utama. Faktor-faktor tersebut adalah, faktor lingkungan, faktor kendaraan, faktor cuaca dan faktor manusia.***

Bagikan: