Pikiran Rakyat
USD Jual 14.280,00 Beli 14.182,00 | Sebagian cerah, 27.5 ° C

Dianggap Banggakan Jawa Barat, Sejumlah Tokoh Sunda Dukung Ma'ruf Amin

Dewiyatini
DEWIYATINI/PR
DEWIYATINI/PR

BANDUNG,(PR).- Masyarakat Jawa Barat harus malu bila calon presiden dan wakil presidennya kalah di Jawa Barat. Padahal kehadiran tokoh dari Jabar dalam Pemilihan Presiden, harus menjadi kebanggaan.

“Kemenangan orang Jabar di Jabar akan membawa kepercayaan untuk orang Jabar tampil di kancah nasional,” ujar Calon Wakil Presiden 01, Ma’ruf Amin dalam Silaturahmi para Tokoh Sunda dengan KH Ma’ruf Amin, di Hotel Horison Bandung Jalan Pelajar Pejuang, Sabtu 19 Januari 2019.

Kehadiran tokoh Jabar dalam pilpres, kata Ma’ruf, merupakan ujian untuk masyarakat Pasundan. Kemampuan masyarakat Jabar mendukung calon dari tatar Pasunda sangat diharapkan.

Sementara Ma'ruf mengucapkan terima kasih lantaran disambut dengan hangat di kota Bandung. Apalagi dianggap sebagai tokoh masyarakat Jawa Barat. Karena itu, jika terpilih pada Pilpres nanti, ia berjanji akan menjaga nama baik masyarakat Pasundan.

"Karena memang, saya punya darah Pasundan dari Padjajaran, dari Sumedang. Karena itu, pengakuan ini, menjadi penghormatan buat saya, memiliki tanggungjawab besar, mewujudkan cita-cita leluhur Jawa Barat, Pasundan," ucap Ma'ruf.

Sunda melawan

Tokoh Sunda Solihin GP atau Mang Ihin mengatakan masyarakat Sunda harus melawan untuk memenangkan calon yang berasal dari masyarakat Sunda. Mang Ihin mengatakan, Ma'ruf merepresentasikan masyarakat Pasundan. "Kita rakyat sunda, rakyat pasundan, sok ulah elehan," ujarnya.

Mang Ihin memberikan sorban dan kujang -- simbol pengukuhan Ma'ruf sebagai tokoh agama masyarakat sunda. Solihin GP yang berada di kursi roda, berdiri untuk memberikan itu. Solihin GP memberikan salam hormat ke Ma'ruf Amin, yang langsung dibalas oleh Ketua MUI itu.

Hal itu juga sebagai bentuk dukungan dari tokoh Jawa Barat. Di akhir acara, Ma'ruf mengalungkan sorban kepada Mang Ihin, dan juga sejumlah tokoh Sunda. Antara lain kepada Ketua Komunitas Sadulur Salembur Heidy Mulyadi Hidayat, tokoh Paguyuban Pasundan, Didi Turmudzi, dan lainnya.

Ketua Komunitas Salembur, Heidi Mulyadi Hidayat, mengucap terima kasih dengan kegiatan tersebut. Dia berharap, dengan kehadiran Ma'ruf, bisa mempersatukan masyarakat Sunda.

"Yang saya lihat Sunda ini agak terpecah dengan Pilpres ini. Mudah-mudahan dengan adanya Pak Kiai Ma'ruf ini bisa mempersatukan. Walaupun kita berbeda setelah Pilpres ini kita kembali bersatu. Itu intinya, Sunda adalah satu," ucapnya.***

Bagikan: