Pikiran Rakyat
USD Jual 14.243,00 Beli 13.943,00 | Sedikit awan, 22.9 ° C

Korban Puting Beliung Rancaekek Harapkan Bantuan Perbaikan Rumah

Ecep Sukirman
WARGA memperbaiki atap rumahnya yang porak poranda usai dilanda musibah angin puting beliung di Perumahan Rancaekek Permai 2 di Desa Jelegong, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung. Minggu 13 Januari 2019. Pasca bencana yang melanda warga berharap pemerintah terkait dapat memberikan bantuan berupa material bangunan guna memperbaiki rumah warga yang terdampak.* ADE MAMAD/PR
WARGA memperbaiki atap rumahnya yang porak poranda usai dilanda musibah angin puting beliung di Perumahan Rancaekek Permai 2 di Desa Jelegong, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung. Minggu 13 Januari 2019. Pasca bencana yang melanda warga berharap pemerintah terkait dapat memberikan bantuan berupa material bangunan guna memperbaiki rumah warga yang terdampak.* ADE MAMAD/PR

SOREANG, (PR).- Warga terdampak bencana puting beliung di Kecamatan Rancaekek Kabupaten Bandung mengharapkan Pemerintah Kabupaten Bandung segera memberikan bantuan perbaikan rumah warga yang rusak. Saat ini, beberapa warga terdampak masih mengungsi di beberapa lokasi pengungsian.

Seperti halnya diungkapkan Asep Jumari (47) seorang warga di Kompleks Perumahan Rancaekek Permai II di Desa Jelegong Kecamatan Rancaekek Kabupaten Bandung, saat ini dia bersama keluarganya belum berani kembali ke rumahnya. Selain kondisi rumahnya yang rusak, dia pun mengaku masih waswas akibat bencana puting beliung yang memorak-porandakan permukimannya pada Jumat 11 Januari 2019 sore itu. Setidaknya terdapat 116 rumah di perumahan tersebut mengalami kerusakan akibat angin puting beliung.

“Kalau bantuan logistik untuk warga terdampak bencana puting beliung ini sudah ada dari pemerintah dan relawan. Akan tetapi untuk perbaikan rumah kami yang rusak, kami belum mengetahui bagaimana. Banyak rumah warga di kompleks kami yang kondisinya rusak. Itu bagaimana teknis bantuan perbaikannya?” ungkap Asep, Minggu 13 Januari 2019.

Hal senada diungkapkan Kepala Desa Jelegong, Anen Rumdani. Pihaknya meminta Pemerintah Kabupaten Bandung agar bisa memberikan bantuan renovasi rumah warga yang rusak terdampak puting beliung tersebut.

Disinggung mengenai kebutuhan logistik bagi warga terdampak puting beliung, Anen mengatakan saat ini kebutuhan makanan sudah terpenuhi. Sumber bantuan logistik bagi warga terdampak ini berasal dari Pemerintah Kabupaten Bandung dan donatur lainnya. Diharapkan, dengan adanya bantuan logistik tersebut, bisa mengurangi beban pada korban. Demikian halnya dengan bantuan obat-obatan dan air bersih bagi warga terdampak bencana sudah tersalurkan.

“Alhamdulillah bantuan dari Pemerintah Kabupaten Bandung, relawan, donatur, TNI, dan Polri sudah kami terima dan didistribusikan kepada warga. Setidaknya untuk kebutuhan makanan sudah terpenuhi,” ungkap dia.

Dari pantauan, bantuan logistik dari berbagai pihak untuk para korban angin puting beliung di Rancaekek, Kabupaten Bandung terus berdatangan. Bantuan itu diterima petugas di posko Masjid Al Ikhlas yang terletak di Perumahan Rancaekek Permai II. Bantuan itu pun secepatnya didistribusikan ke warga dan posko lain yang membutuhkan.

Selain memorak-porandakan rumah warga di Kompleks Rancaekek Permai II, angin puting beliung itu pun menerjang kawasan lainnya di antaranya Kampung Linggar Jati RT 1, 2, dan 3 sebanyak 30 rumah rusak ringan serta Kampung Papanggungan RT 2 (50 rumah rusak ringan). Akibat kejadian itu sebanyak 640 rumah mengalami kerusakan, 15 orang luka ringan, dan 1 orang luka berat yang saat ini sudah diberikan tindakan medis. Wilayah terdampak puting beliung di Kecamatan Rancaekek ini di antaranya Desa Rancaekek Wetan, Rancaekek Kulon, Tegal Sumedang, Bojongloa, dan Kelurahan Rancaekek Kencana.

Panggil Pengembang

Sementara itu, Bupati Bandung Dadang M. Naser mengatakan, terkait bantuan perbaikan rumah rusak di luar perumahan, pihaknya akan segera melakukan percepatan perbaikan. Sedangkan untuk perbaikan rumah warga yang berada di perumahan, dalam waktu dekat ini pihaknya akan segera memanggil PT Sentral Naluri Kreasi selaku pengembang perumahan di Rancaekek Permai II tersebut.

“Penanganan pasca puting beliung untuk yang di kompleks perumahan, kami akan panggil pengembang dan ini masih dalam pemeliharaan pengembang. Bagi penduduk yang ada di luar kompleks perumahan, kami akan tangani untuk percepatan hunian. Ada beberapa masjid yang rusak juga dan perlu segera diperbaiki akibat puting beliung itu,” ucap Dadang.

Bantuan material bangunan untuk warga di kompleks perumahan, lanjut Dadang, tidak bisa dilakukan Pemerintah Kabupaten Bandung karena status perumahan tersebut belum diserah-terimakan kepada Pemerintah Kabupaten Bandung. Sama halnya dengan perbaikan infrastruktur lainnya di kompleks perumahan tersebut.

“Fasos-fasum (fasilitas sosial-fasilitas umum) perumahan ini belum diserahkan. Kami tidak bisa turun tangan sepenuhnya seperti membuat pembetonan jalan karena belum diserahterimakan ke pemerintah daerah. Kalau kami menyalahi aturan, maka itu bisa jadi temuan BPK,” ujar dia.

Dadang menegaskan, jika pihak pengembang perumahan tidak bersedia memperbaiki rumah warga di kompleks perumahannya, maka pihaknya pun tidak segan mem-black list pengembang tersebut. “Kalau pengembang tidak bersedia, akan di-black list tidak boleh membuka kompleks perumahan lagi di Kabupaten Bandung atau di Jawa Barat,” tutur dia.***

Bagikan: