Pikiran Rakyat
USD Jual 14.311,00 Beli 14.011,00 | Sebagian berawan, 21.8 ° C

Membegal PNS Kodam Siliwangi, Pria 35 Tahun Diciduk

Mochammad Iqbal Maulud
WAKA Satreskrim Polrestabes Bandung Komisaris Suparma bersama seorang perwira dari Den Pom Kodam III/Siliwangi sedang memperlihatkan barang bukti kasus dibegalnya ES (30) oleh tersangka II (35) di Mapolrestabes Bandung Jalan Jawa Kota Bandung pada Sabtu 12 Januari 2019.* MOCHAMMAD IQBAL MAULUD/PR
WAKA Satreskrim Polrestabes Bandung Komisaris Suparma bersama seorang perwira dari Den Pom Kodam III/Siliwangi sedang memperlihatkan barang bukti kasus dibegalnya ES (30) oleh tersangka II (35) di Mapolrestabes Bandung Jalan Jawa Kota Bandung pada Sabtu 12 Januari 2019.* MOCHAMMAD IQBAL MAULUD/PR

BANDUNG, (PR).- ES (30) harus menerima perawatan intensif di salah satu rumah sakit di Kota Cimahi. PNS dari Detasemen Polisi Militer Kodam III/Siliwangi ini terjatuh dan terluka parah akibat menjadi korban pencurian dan kekerasan.

Sementara Polrestabes Bandung pun telah mengamankan II (35), pelaku pembegalan tersebut. Kini II pun harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dan terpaksa meringkuk di Mapolrestabes Bandung, di Jalan Jawa Kota Bandung.

Wakil Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polrestabes Bandung, Komisaris Suparma membenarkan hal ini. Menurut Suparma kejadian ini terjadi pada Jumat, 7 Desember 2018 lalu, tetapi pelakunya baru saja ditangkap.

‎"Kejadiannya terjadi di Jalan Aceh, Kota Bandung, jadi mulanya pelaku memepet korban ES dan berusaha merebut tas ES. Kejadiannya saat itu sekira pukul 05.15, atau saat pagi buta," kata Suparma di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Sabtu 12 Januari 2019.

‎Menurut Suparma, akibat tasnya ditarik oleh pelaku II, korban pun akhirnya terjatuh dari motornya.‎ Sehingga karena posisi jatuhnya tidak pas, maka korban pun alami luka yang cukup serius hingga alami kritis. "Sekarang pun, korban masih berada di Rumah Sakit Dustira Cimahi," katanya.

Demi menyelidiki masalah ini secara mendalam, Detasemen Polisi Militer Kodam III/Sili‎wangi pun akhirnya bersinergi. Sehingga akhirnya pelaku II yang telah melarikan diri sesudah melakukan pencurian dan kekerasan ini bisa ditangkap.

"Setelah kami bersama Pom Kodam III‎/Siliwangi melakukan penyelidikan, tersangka II akhirnya bisa ditangkap di kediamannya yang masih di wilayah Kota Bandung. Meski demikian tidak ditemukan senjata tajam dan barang lainnya yang digunakan untuk begal di rumahnya tersebut," katanya.

Tetapi dari hasil penangkapan tersangka II tersebut, pihak polisi menemukan berbagai barang hasil curian. Barang hasil curian ini contohnya seperti beberapa telepon genggam, tas dan sepeda motor yang kerap digunakan untuk beraksi," ucapnya seraya menambahkan polisi pun menemukan sejumlah kartu identitas.

"Pelaku II sudah delapan kali melakukan aksi yang sama, dan terakhir di Jalan Braga, dia beraksi sendirian. Aksinya itu sangat membahayakan masyarakat, tapi pada prinsipnya Kota Bandung tidak aman bagi pelaku kejahatan namun aman bagi warganya," kata dia.

Akibat perbuatannya tersebut tersangka II ‎akhirnya dijerat dengan pasal 365 ayat 1 dan 2 Ke-2e KUHP, dengan ancaman 12 tahun penjara. Sementara saat ini, tersangka II ditahan di Markas Polrestabes Bandung untuk menjalani proses hukum.‎***

Bagikan: