Pikiran Rakyat
USD Jual 14.403,00 Beli 14.103,00 | Umumnya berawan, 21.8 ° C

Rekayasa Lalu Lintas Akan Dilakukan di Arcamanik, Antapani, dan Sukajadi

Muhammad Fikry Mauludy
Jalan Layang Antapani.*/DOK PR
Jalan Layang Antapani.*/DOK PR

BANDUNG, (PR).- Pemerintah Kota Bandung dan Polrestabes Bandung akan mulai uji coba rekayasa jalan di kawasan Arcamanik, Antapani, dan Sukajadi. Evaluasi juga dilakukan di lima titik yang telah direkayasa akhir tahun 2018.

Rekayasa pertama dilakukan di Bandung timur untuk mengurai kemacetan di Arcamanik. Jalan Golf Barat Raya menuju Jalan Arcamanik Endah akan diberlakukan satu arah mulai simpang Jalan Puri Dago Timur I, bagi lalu lintas dari arah Jalan Terusan Jakarta. Sementara dari arah Jalan Arcamanik Endah kendaraan bisa tetap menggunakan Jalan Golf Barat Raya.

Namun, kendaraan yang menuju Jalan Terusan Jakarta harus masuk ke Jalan Puri Dago Timur I, untuk kemudian melintasi pertokoan Puri Dago.

“Memang tidak menyelesaikan permasalahan Arcamanik Endah-Golf Barat. Tetapi mudah-mudahan sedikit mengurai,” ujar Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana, seusai rapat pembahasan rencana rekayasa jalan, di Balai Kota Bandung, Jumat, 11 Januari 2019.

Tidak jauh dari kawasan itu, ruas Jalan Terusan Jakarta di wilayah Antapani juga terkena rekayasa. Jalan Purwakarta akan tertutup bagi kendaraan dari arah jalan layang Pelangi. 

Arus kendaraan menuju Jalan Purwakarta dianggap menghambat laju dari arah Arcamanik. Kendaraan menuju Jalan Purwakarta dialihkan menuju Jalan Subang.

“Karena dari arah situ kalau pagi banyak crossing sehingga jadi titik macet. Jadi ketika masuk ke Jalan Subang sudah agak lebih cair,” katanya.

Petugas juga akan memasang pembatas untuk satu lajur kendaraan yang akan naik jalan layang Pelangi. Penempatan pembatas diatur beberapa meter sebelum memasuki jalan layang yang hanya bisa diisi satu lajur kendaraan.

Selama ini, kemacetan akibat penyempitan lajur terjadi karena kendaraan berebut lajur tepat di mulut jalan layang. Kendaraan yang menuju Jalan Ibrahim Adjie pun terhambat.

Rekayasa selanjutnya diterapkan di persimpangan Jalan Sukajadi-Jalan Karang Tineung. Selama ini kendaraan dari kedua arah dialihkan mengitari pulau taman di persimpangan, membuat area tersebut layaknya bundaran.

“Bundaran yang tadinya trafic light itu tengahnya kita buka. Utara-selatan seperti dulu lagi. Karena pertimbangannya bus itu manuvernya sulit di Jalan Cemara dan Karang Tunggal. Sore dan weekend ekor sampai setiabudi jadi silang. Kalau ini cair, macet Setiabudi cair,” tuturnya.***

Bagikan: