Pikiran Rakyat
USD Jual 14.288,00 Beli 13.988,00 | Cerah, 23.8 ° C

Jenazah Siswi SMK Bogor Korban Penusukan Dimakamkan di TPU Cimuncang Bandung

Mochammad Iqbal Maulud
SAHABAT dari korban penusukan Andriana Yubelia Noven Cahya sedang menangis melihat jenazah korban. Di RS Borromeus Kota Bandung pada Kamis 9 Januari 2019.*/MOCHAMMAD IQBAL MAULUD/PR
SAHABAT dari korban penusukan Andriana Yubelia Noven Cahya sedang menangis melihat jenazah korban. Di RS Borromeus Kota Bandung pada Kamis 9 Januari 2019.*/MOCHAMMAD IQBAL MAULUD/PR

BANDUNG, (PR).- Jenazah Andriana Yubelia Noven Cahya (18) siswi SMK Bogor yang jadi korban penusukan akhirnya tiba di Bandung. Jenazah tidak langsung dibawa ke rumah duka, namun jenazah disemayamkan sementara di RS Borromeus Kota Bandung.

Isak tangis keluarga pecah seketika ketika jenazah tiba sekira pukul 11.45 pada Rabu 9 Januari 2019. Keluarga inti korban pun langsung dipeluk oleh beberapa keluarga lainnya yang sejak pagi sudah menunggu jenazah.

Seperti diket‎ahui Noven menjadi korban penusukan oleh seorang pria di sebuah gang tak jauh dari tempat kosnya. Siswa jurusan Tata Busana di SMK di Baranangsiang Bogor ini ditusuk pada Selasa 8 Januari 2019 lalu sekira pukul 15.55 dan terekam CCTV.

Saat tiba di RS Borromeus, jenazah Noven dibawa menggunakan peti mati berwarna putih. Jenazah diiringi kedua orang tuanya, yaitu Ayahnya Yohanes Bosco Wijanarko dan Ibunya Cornelia.

"Malam ini jenazah Noven akan kami bawa dulu ke rumah duka di kawasan Padasuka," kata salah seorang keluarga Noven.

Sebelum dimakamkan jenazah pun akan mengalami prosesi misa requiem di rumah duka. Rencananya jenazah pada Kamis 10 Januari 2019 akan dimakamkan di TPU Cimuncang Kota ‎Bandung.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat, Polda Jabar, Komisaris Besar Trunoyudho Wisnu Andhiko pun memberikan tanggapan. Menurut Truno Polda Jabar akan dengan serius memburu penusuk siswi SMK Bogor ini."Namun pada saat ini kita masih penyelidikan yah," kata Truno saat diwawancarai melalui sambungan telepon.

Menurut Truno Ditreskrimum Polda Jabar dan Polres Bogor akan berkoordinasi untuk mengungkap kasus ini. "Mudah-mudahan pelaku segera tertangkap sesegera mungkin," ucapnya.

Duka cita untuk siswi SMK Bogor korban penusukan

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Dewi Sartika menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya siswi SMK Bogor. Pada hari kejadian, ia telah mengirim staf Disdik Jabar untuk berkoordinasi dengan sekolah.

"Pesan untuk semua guru dan kepala sekolah agar terus mendampingi dan mengawasi siswa. Hubungan yang ramah anak harus diwujudkan," katanya saat ditemui usai membuka Education Expo di SMAN 20 Bandung, Selasa 9 Januari 2019.

Kepada para siswa, Dewi berpesan agar membuat pertemanan sebanyak-banyaknya dan menghindari permusuhan. "Anak-anak agar memilih teman yang baik," ujarnya.

Ia juga meminta agar siswa tak melewati jalanan sepi seorang diri. Komunikasi dengan orangtua juga harus terus dijaga. "Kalau pulang telat harus dikomunikasikan," katanya. Selanjutnya, ia menyerahkan kasus ini kepada pihak berwajib. "Mudah-mudahan pelakunya segera ketemu," ucapnya.

Jika pelakunya ternyata masih di bawah umur, tambahnya, dia berharap bisa diproses sebagaimana hukum yang berlaku bagi anak-anak.***

Bagikan: