Pikiran Rakyat
USD Jual 14.280,00 Beli 14.182,00 | Sebagian cerah, 30 ° C

Libur Tahun Baru, Jajal Wisata Edukasi Burung di Lembang

Hendro Susilo Husodo
PENGUNJUNG berinteraksi dengam burung di tempat wisata Bird & Bromelia Pavillon yang berada di kawasan Pramestha Mountain City, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, pekan lalu.*/HENDRO HUSODO/PR
PENGUNJUNG berinteraksi dengam burung di tempat wisata Bird & Bromelia Pavillon yang berada di kawasan Pramestha Mountain City, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, pekan lalu.*/HENDRO HUSODO/PR

SEORANG anak merasa geli ketika telapak tangannya yang dipenuhi biskuit dikerubungi burung merpati. Sambil tertawa, dia agaknya kesakitan karena tangannya terpatuk paruh burung. Biskuit itu dia lemparkan, burung-burung pun berhamburan tapi sejenak kemudian mendarat ke dekat anak itu lagi. 

Selain memberi hiburan, kehadiran tempat wisata Bird & Bromelia Pavillon di kawasan Pramestha Mountain City, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, dapat sekaligus mengedukasi anak. Anak-anak bisa melihat dan mengetahui berbagai jenis burung, bahkan bisa berinteraksi langsung. 

Di tempat tersebut, aneka burung terbang berseliweran atau bertengger pada batang pohon. Namun, ada pula burung yang terikat kakinya atau yang dikandangi. Selain burung, ada juga satwa lain seperti kelinci, ikan, hingga kura-kura. Lokasinya yang dekat dengan perbatasan Kota Bandung dapat menjadi alternatif wisata di Lembang.

Program Manajer Unit Bisnis Pramestha Mountain City Adli Riadhi menyebutkan, di Bird & Bromelia Pavillon terdapat ribuan burung dari sekitar 300 jenis. Burung-burung tersebut, kata dia, berasal dari dalam dan luar negeri, dengan harga untuk satu burung ada yang mencapai puluhan atau ratusan juta rupiah. 

"Kami punya 300 jenis burung, termasuk burung berjenis merak dan macaw. Memang di sini ada beberapa jenis jurung yang dilepas, seperti merpati atau parkit. Burung merpati itu kan balik lagi, makanya kami lepas. Ada beberapa jenis burung di sini yang populasinya banyak, karena kami biarkan berkembang bebas," kata Adli.

Walaupun sejumlah burung dilepaskan, bukan berarti burung-burung tersebut dapat terbang bebas. Pasalnya, terdapat jaring yang sangat besar untuk menutupi kawasan Bird & Bromelia Pavillon. Didukung dengan alam yang sejuk dan rindang oleh pepohonan, Adli mengatakan bahwa konsep yang diusung ialah wisata edukasi. 

"Kami memang ingin memberi edukasi kepada para pengunjung, terutama anak-anak. Pengunjung kami pun sebagian besar anak-anak, atau wisatawan keluarga. Di sini sering ada kunjungan dari rombongan sekolahan, TK atau SD. Di sini kami juga ada show pada jam tertentu," katanya.

Sejak didirikan lima tahun lalu, Adli menambahkan, Bird & Bromelia Pavillon ke depan akan ditunjang dengan beberapa tempat wisata lain. Saat ini, di sekitar Bird & Bromelia Pavillon baru terdapat kafe dan villa untuk tempat menginap wisatawan dari luar kota. 

"Pramestha Mountain City memiliki lahan 180 hektare. Di sini kami akan membangun township atau kota mandiri. Rencana kami, pengembangannya untuk 25 tahun dan mungkin huniannya akan mencapai 20.000 unit. Sebagai pendukungnya, kami pun membangun tempat rekreasi. Jadi, selain wisata burung ini nanti juga akan dibangun beberapa theme park," tuturnya.***

Bagikan: